alexametrics
Liga Champions

Ronaldo Bermental Juara di Liga Champions, tapi Juventus Tidak

8 Agustus 2020, 04:43:48 WIB

JawaPos.com – Juventus memang bermental juara. Tapi, hanya level Serie A Italia. Mereka sudah memenanginya sembilan kali beruntun. Begitu bermain di Liga Champions, Juventus kesulitan.

Karena itu, kedatangan Cristiano Ronaldo pada 2018 dengan harapan bisa menyuntik mental tanding saat bermain di Liga Champions. Ternyata, itu belum cukup. Juventus gagal lagi.

Ya, setelah musim lalu tersingkir di perempat final oleh Ajax Amsterdam. Musim ini, mereka disingkirkan Olympique Lyon dengan agregat 2-2. Lyon unggul gol tandang.

Dalam laga dini hari ini WIB di Juventus Stadium, Lyon memang kalah 1-2. Namun, kemenangan 1-0 di kandang pada first leg jadi modal berharga.

Bermain di kandang, Juventus lebih dulu kebobolan oleh gol penalti Memphis Depay pada menit ke-12. Tapi, mampu bangkit melalui dua gol Cristiano Ronaldo pada menit ke-43 via titik penalti dan ke-60.

Namun, dua gol itu tidak cukup untuk membawa Juventus ke perempat final di Lisbon. Lyon yang lolos ke perempat final dan akan menghadapi Manchester City yang menyingkirkan Real Madrid dengan agregat 4-2.

Juventus masih kesulitan untuk mengulang capaian ketika menembus final Liga Champions pada 2014-2015 dan 2016-2017 di tangan Massimiliano Allegri.

Berbeda dengan dominasi mereka di Serie A Italia. Di Liga Champions, Juventus minim tradisi. Mereka dua kali juara. Itu pun di era lawas pada 1984–1985 dan 1995–1996.

Kehadiran Ronaldo yang selama karirnya telah lima kali mengangkat trofi Liga Champions tidak cukup membantu. Ronaldo sekali juara bersama Manchester United dan empat kali dengan Real Madrid.

Editor : Mohammad Ilham


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads