alexametrics

Zidane Diklaim Bakal Tangani Les Parisiens Musim Depan

8 Januari 2022, 09:58:13 WIB

JawaPos.com – Paris Saint-Germain telah membuat sejarah ketika menjadikan Neymar Jr sebagai rekrutan termahal dunia di bursa transfer musim panas lima tahun silam.

Musim panas tahun lalu, PSG juga sukses menyatukan seteru di El Clasico, Lionel Messi dan Sergio Ramos. Musim panas tahun ini, klub milik taipan Qatar Nasser Al-Khelaifi itu menyiapkan berita sensasional lainnya.

Seperti dilansir media-media Eropa kemarin (7/1), PSG bakal menjadikan Zinedine Zidane sebagai entraineur musim depan.

Zidane akan menggantikan Mauricio Pochettino yang memiliki relasi tidak harmonis dengan Direktur Olahraga PSG Leonardo Araujo.

Apalagi Leonardo yang dikenal kepanjangan tangan Al-Khelaifi, Poche dianggap telah melakukan kesalahan karena menampilkan misi dan visi yang berseberangan dengan pria asal Brasil tersebut.

”Andai Mauricio Pochettino mampu mempersembahkan juara Liga Champions untuk Paris Saint-Germain pada akhir musim nanti, jabatannya tidak akan aman,” klaim RMC Sport.

Versi Daily Mail, Pochettino akan kembali ke Premier League musim depan untuk melatih Manchester United.

Pelatih yang akrab disapa Poche itu kabarnya juga tidak nyaman menangani skuad yang dipenuhi banyak pemain berlabel superstar di PSG musim ini.

Selain faktor di atas, ada alasan lain PSG mengupayakan Zidane sebagai pelatih baru mereka musim depan. Yaitu, demi mempertahankan striker Kylian Mbappe.

Kontrak Mbappe kedaluwarsa pada akhir musim ini dan dia masih ogah-ogahan dengan tawaran ekstensi kontrak.

Nah, Zizou sapaan akrab Zidane adalah sosok yang dianggap bisa membuat Mbappe tetap bertahan di PSG.

Selama ini, Mbappe terus dikaitkan dengan Real Madrid, mantan klub asuhan Zidane. Tapi, pekan lalu, striker berjuluk Donatello itu memberikan pernyataan tidak akan hengkang sampai akhir musim.

”Aku tidak akan pindah Januari ini, termasuk ke Real. Aku ingin fokus pada kesuksesan musim ini bersama Paris Saint-Germain,’’ ujar Mbappe kepada ESPN.

Di sisi lain, bagi Zidane, kalau benar menerima pinangan PSG, dia akan menghadapi pergolakan besar dalam batinnya.

Sebab, pria 49 tahun itu adalah Marseille-man. Sosok yang lahir dan tumbuh sebagai pengagum Olympique Marseille. Klub yang notabene rival klasik PSG (duel kedua tim berlabel Le Classique).

Meski, dalam rekam jejak karier bermainnya, Zidane tidak pernah berkostum OM. ”Kita semua tahu bahwa Zidane adalah Marseille-man.

Semua bergantung pada prioritas dalam kariernya. Waktu yang akan menjawab semuanya,’’ papar partner sekaligus mantan asisten Zidane di Real, David Bettoni, kepada beIN Sports.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : io/c17/dns

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads