alexametrics
Kualifikasi Euro 2020

Inggris vs Bulgaria: Tamu Butuh Keajaiban untuk Bertahan di Wembley

7 September 2019, 19:00:06 WIB

JawaPos.com – Raheem Sterling dan Harry Kane menjadi mesin gol utama Inggris. Selama era Gareth Southgate, kombinasi Sterling-Kane mampu menyuplai 38,3 persen pundi-pundi gol Inggris. Dari 60 gol, 23 gol berasal dari Sterling dan Kane. Lalu, siapa yang cocok untuk menjadi pelengkap front three skuad berjuluk The Three Lions itu?

Jadon Sancho atau Marcus Rashford? Itu bakal terjawab ketika Inggris menghadapi Bulgaria dalam lanjutan kualifikasi Euro 2020 di Wembley, London, malam nanti WIB (siaran langsung Mola Web & App/Mola Matrix/Mola Polytron Streaming pukul 23.00 WIB). ”Aku berharap tahun ini jadi kesempatanku,” sebut Sancho seperti dikutip dari London Evening Standard.

Ya, winger kanan Borussia Dortmund itu sudah jadi idaman Southgate selama kualifikasi Euro 2020. Dia baru sekali dimainkan ketika Kane dkk menghajar Ceko di Podgorica, 23 Maret lalu. Sancho langsung menandai caps keenamnya untuk Inggris dengan satu assist. ”Aku cuma fokus dengan permainanku sendiri,” sambung The Rocket –julukan Sancho.

Satu hal yang belum ditunjukkan oleh anak muda 19 tahun itu adalah kemampuannya sebagai pembeda. Dia belum mampu mengawali tabungan golnya bagi timnas Inggris. Baru dua assist yang dia koleksi selama berkostum Inggris. ”Aku cuma menikmati permainan dan tidak berhenti untuk belajar setiap hari ketika berada di lapangan,” tutur Pemain Terbaik Euro U-17 2017 itu.

Nah, handicap yang dipunyai Sancho itulah yang malah berada dalam diri Rashford. Meski dia belum memulai pundi-pundi golnya dalam kualifikasi Euro kali ini. Catat, enam di antara tujuh gol Rash –sapaan akrab Rashford– terjadi selama Inggris ditangani Southgate. Tiga di antaranya gol-gol Rashford di UEFA Nations League. Termasuk saat final melawan Belanda 7 Juni lalu.

Masalahnya, Rashford kembali ke St George’s Park, kamp latihan Inggris, dengan modal kurang bagus di level klub. Bersama Manchester United, striker 21 tahun itu baru menyumbang 2 gol dan 1 assist. Termasuk gagal menuntaskan tugasnya sebagai algojo penalti di laga matchweek ketiga Premier League melawan Crystal Palace (24/8).

Bandingkan dengan apa yang telah diberikan oleh Sancho bagi Dortmund di awal musim ini. Tujuh kontribusi diberikan Sancho bagi klub berjuluk Die Borussen tersebut. Tiga gol plus empat assist. Selain itu, Sancho lebih mampu bermain dalam dua posisi daripada Rashford. Sancho bisa bertukar posisi dengan Heemio –sapaan akrab Sterling.

Dengan visinya sebagai kreator serangan, Sancho pun dapat bermain lebih ke belakang dari Sterling-Kane. Dalam konferensi persnya, Southgate mengklaim sudah memikirkan banyak variasi taktik. Terutama untuk menyusun komposisi lini serangnya. ”Taktik yang lebih menyesuaikan dengan form yang dipunyai pemain-pemain,” beber tactician yang baru mencatat 19 kemenangan dari 35 laga Inggris 3 tahun terakhir itu.

Dia ingin Sancho ataupun Rashford sama-sama menunjukkan kelebihan. Entah dalam laga malam nanti atau pertandingan berikutnya dengan menjamu Kosovo di St Mary’s, Southampton, pekan depan (11/9). ”Sebab, aku mau ada kompetisi untuk berebut posisi tersebut. Tidak peduli walau itu bisa memusingkanku ketika menentukan skuad terbaik,” ucap nakhoda yang berusia 49 tahun itu.

Inggris tak perlu khawatir dengan Bulgaria. Kebobolan 7 gol dalam 4 laga telah menjadi catatan buruknya pertahanan Ivelin Popov dkk. Bulgaria juga punya rekor buruk ketika menghadapi Inggris di kualifikasi Euro. Pada kualifikasi Euro 2012, Bulgaria kebobolan sampai 7 gol dalam 2 leg. ”Bulgaria butuh keajaiban untuk menyusahkan Inggris di Wembley,” ucap Dimitar Berbatov, striker Bulgaria pada 2000-an, seperti dilansir dari Eurosport.

Perkiraan Pemain
Inggris (4-3-3): 1-Pickford (g); 22-Alexander-Arnold, 12-Gomez, 6-Maguire, 14-Chilwell; 8-Henderson, 16-Rice, 4-Winks; 11-Sancho, 9-Kane (c), 10-Sterling
Pelatih: Gareth Southgate

Bulgaria (4-4-1-1): 23-Iliev (g); 2-S. Popov, 5-Bodurov, 15-Bozhikov, 14-Nedyalkov; 22-Dimitrov, 20-Malinov, 6-Slavchev, 9-Despodov; 12-Kraev; 10-I Popov (c)
Pelatih: Krasimir Balakov

Wasit : Marco Guida (Italia)
Stadion: Wembley, London
Live : Mola Web & App/Mola Matrix/Mola Polytron Streaming pukul 23.00 WIB

Asian Handicap: 0 : 2½

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : ren/tom



Close Ads