alexametrics
Euro 2020

Dengan Tradisi dan Kedalaman Skuad, Prancis Layak Diunggulkan

5 Juni 2021, 14:29:01 WIB

JawaPos.com-Setelah memenangi Piala Dunia 2018, Prancis berambisi melanjutkan kedigdayaan di Euro 2020. Persis seperti yang terjadi dua dekade silam ketika Les Bleus menyandingkan juara Piala Dunia 1998 dengan Euro 2000.

Kesempatan tidak datang dua kali. Begitu pula kesempatan Les Bleus memenangi gelar beruntun di dua turnamen mayor, Piala Dunia dan Euro. Dibutuhkan faktor teknis maupun nonteknis. Dua faktor itu sudah ada di skuad Les Bleus saat ini.

Bicara nonteknis, entraineur Les Bleus Didier Deschamps termasuk orang yang percaya bisa back-to-back juara. Mantan winger Les Bleus Robert Pires memiliki testimoni tentang apa yang terjadi saat malam di De Kuip, Rotterdam, 11 tahun lalu atau malam final Euro 2000 melawan Italia kala itu.

”Marcel (Desailly, bek Les Bleus, Red) saja tidak yakin kami bisa menuntaskannya (final Euro 2000). Tetapi, Didi (sapaan akrab Deschamps, Red) yang meyakinkanku dalam babak waktu tambahan bahwa kami mampu melakukannya,’’ kenang Pires seperti dikutip Goal.

Saat itu, Pires masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-86. Dia lalu memberi assist untuk golden goal David Trezeguet pada menit ke-103. Les Bleus pun mengalahkan Italia dengan skor 2-1.

Sekarang, Les Bleus kembali membutuhkan keyakinan Didi untuk berjaya di Euro 2020. Kans bagi Didi untuk menyejajarkan diri dengan Berti Vogts, mantan der trainer Jerman. Vogts adalah satu-satunya orang yang pernah memenangi Euro sebagai pemain dan pelatih. Dia memenangi Euro 1972 bersama timnas Jerman Barat, lalu mengulanginya pada 1996 sebagai juru taktik.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : ren/c17/dns

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads