alexametrics

Investasi Rp 3,8 Triliun kepada Neymar Baru Benar-Benar Bisa Dirasakan

4 Desember 2020, 23:55:55 WIB

JawaPos.com – Sudah tiga musim berlalu sejak Paris Saint-Germain (PSG) mendatangkan Neymar Jr dari FC Barcelona. Harganya sangat wah atau masih tercatat sebagai transfer termahal dunia. Yaitu, EUR 222 juta atau setara dengan Rp 3,8 triliun.

Namun, bagi PSG, khususnya pemilik klub Nasser Al-Khelaifi, investasi kepada bintang asal Brasil itu baru dirasakan belakangan ini. Bermula ketika Neymar membawa PSG untuk kali pertama ke final Liga Champions musim lalu.

Itu sekaligus debut Neymar dalam fase knockout Liga Champions bersama PSG. Sebab, dalam dua musim sebelumnya, striker yang akrab disapa Ney tersebut gagal memberikan kontribusi maksimal karena selalu dibekap cedera metatarsal.

Sayang, performa Neymar melawan Bayern Muenchen di final musim lalu belum membuahkan trofi juara Liga Champions yang notabene ambisi tertinggi Al-Khelaifi ketika mengakuisisi PSG delapan tahun silam.

Ada anggapan bahwa Neymar tidak pernah dalam penampilan terbaiknya ketika menghadapi klub-klub dengan level sepadan. ”Neymar bisa lebih bagus lagi. Tangisannya (di bangku cadangan setelah kalah 0-1 oleh Bayern di final, Red) tidak akan meluluhkan hati Al-Khelaifi,” tulis Foot Mercato.

Setelah sekian lama, baru kemarin (3/12) Neymar memberikan malam terbaiknya. Malam yang dinantikan Al-Khelaifi itu terjadi saat dua gol striker 28 tahun tersebut memberikan kemenangan 3-1 PSG atas Manchester United di Old Trafford.

Kemenangan yang sangat penting bagi Les Parisiens karena membuka peluang lolos ke fase knockout dari grup H. Saat ini PSG mengoleksi poin identik (9 poin) bersama United maupun RB Leipzig (RBL) yang kemarin menang 4-3 di kandang Istanbul Basaksehir. Mengacu aturan UEFA tentang tiebreakers di fase grup, United tetap berada di atas PSG dan RBL.

Yaitu, berdasar head-to-head yang melibatkan tiga tim tersebut. Untuk poin, United mengoleksi 6, PSG 6, dan RBL hanya 3. Berlanjut untuk diferensiasi gol, The Red Devils surplus 4 gol (8-4), sedangkan Les Parisiens hanya surplus 1 gol (6-5).

Pada matchday pemungkas pekan depan (9/12), PSG bermain di Parc des Princes melawan Basaksehir yang sudah tereliminasi. Sementara itu, di Red Bull Arena, RBL dan United bakal saling sikut.

”Aku ke sini (PSG) bukan untuk bermain di Liga Europa. Ketika ada situasi sulit (berjuang lolos ke 16 besar, Red), aku bisa semakin berkembang dan melakukan tanggung jawabku (sebagai bintang andalan PSG, Red)” tutur Neymar kepada L’Equipe.

Memang Neymar masih mudah terpancing emosi ketika beberapa kali ”dikerjai” oleh dua gelandang perebut bola United, Scott McTominay dan Fred. Nama terakhir menerima kartu merah (dua kali kartu kuning) pada menit ke-70.

Namun, mantan bintang FC Barcelona itu menyeimbangkannya dengan angka-angka statistik paling banyak. Seperti dilansir dari Squawka, Neymar adalah pemain yang paling sering berduel (24 kali), memenangi duel (11 kali), maupun tuntas menggiring bola (5 kali). Juga dalam aspek mengkreasi peluang (4 kali), tembakan (3 kali), maupun tembakan ke gawang (3 kali).

Entraineur PSG Thomas Tuchel mengakui bahwa performa positif Neymar punya peran krusial bagi timnya. Menurut Tuchel, meski dengan kondisi fisik yang sejatinya tidak seratus persen, Neymar bisa menentukan alur permainan tim.

”Gol cepat di awal pertandingan (gol pertama Neymar pada menit keenam, Red) dan gol keduanya (menit ke-90+1’, Red) berpengaruh terhadap spirit tim,” beber Tuchel di laman resmi klub.

Dalam matchday sebelumnya melawan RBL (25/11), Neymar pula yang mencetak gol tunggal kemenangan PSG via penalti pada menit kesebelas.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : io/c17/dns


Close Ads