alexametrics
Liga Champions

Bintang Sepak Bola Korsel Melesat Berkat Tempaan Bundesliga Jerman

4 Oktober 2019, 19:00:44 WIB

JawaPos.com – Tottenham Hotspur benar-benar dimanjakan servis Son Heung-min. Namun, sebelum meroket bersama Spurs, mental dan skill Son lebih dahulu ditempa Bundesliga. Ya, sebelum bergabung dengan Spurs, pemain 27 tahun tersebut mampir di Jerman. Dia berkostum Hamburg SV (2010–2013) dan Bayer Leverkusen (2013–2015).

Nah, pemain Korea Selatan (Korsel) lainnya yang mulai merasakan buah dari tempaan kompetisi Bundesliga adalah Hwang Hee-chan. Bomber RB Salzburg itu menjadi bahan perbincangan. Bukan karena golnya ke gawang Liverpool di Liga Champions kemarin. Tapi, proses golnya yang dinilai cerdas. Sebab. setelah menerima bola dari Enock Mwepu, Hwang melakukan penetrasi ke kotak penalti. Dia berhasil melakukan gerak tipu yang membuat Van Dijk tergelincir.

Melesatnya performa Hwang menjadi bukti bahwa bakat pesepak bola Korea terus berkembang dan bertebaran. Bundesliga Jerman, Bundesliga Austria, dan Eredivisie Belanda merupakan jujukan utama pemain Korsel. Tiga ajang kompetisi tersebut, terutama Bundesliga, memang menampung paling banyak pemain Asia.

Business World melansir bahwa per Juli 1998 Bundesliga setidaknya telah mengorbitkan 64 pemain Asia. Total, pemain Asia telah memainkan 3.926 pertandingan serta mencetak 427 gol hingga musim lalu. Angka itu jauh mengungguli Premier League, Serie A, La Liga, dan Ligue 1 digabung menjadi satu.

’’Bundesliga telah mendapatkan reputasi sebagai liga yang benar-benar global. Kami bangga dengan koneksi kuat kami di Asia,’’ kata CEO Bundesliga Robert Klein sebagaimana dikutip ESPN. ’’Kami berharap bisa mengorbitkan lebih banyak lagi bintang Asia pada tahun-tahun mendatang. Dan saat bersamaan, juga terus membangun relasi dengan sepak bola Asia dan para penggemarnya,’’ ujarnya.

Talent scout tim-tim Bundesliga memegang peranan krusial dalam menjaring bakat-bakat Korea. Khusus Son bahkan sudah dimonitor Hamburg SV II saat berkostum tim junior FC Seoul pada 2008. Saat itu Son berusia 16 tahun. Pada 2008 pula, dia direkrut Hamburg SV II sebelum promosi ke tim utama dua tahun berselang.

Yang dilakukan Hamburg itu, tampaknya, terinspirasi oleh PSV Eindhoven. Yakni ketika mendatangkan Park Ji-sung dan Lee Young-pyo pada 2003. Mereka memantau bakat keduanya yang belum banyak terendus hingga ke klub masing-masing, Kyoto Purple Sanga dan Anyang LG Cheetahs. Terbukti, keduanya menjadi pemain Korea yang sukses di Benua Biru.

’’Para pemain Asia memiliki lebih banyak kesamaan dengan Bundesliga daripada dengan Serie A atau La Liga. Mereka secara psikologis lebih terikat dengan tim, bekerja keras, dan disiplin,’’ kata legenda Jerman Lothar Matthaeus kepada ESPN FC.

Editor : Mohammad Ilham

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads