alexametrics

Hasil Beda Luis Suarez dan Arturo Vidal

4 Agustus 2022, 19:00:48 WIB

JawaPos.com – Antusiasme kembali membela klub di awal karier tidak cukup untuk membantu Luis Suarez meraih hasil positif dalam debut kedua bersama Nacional kemarin (3/8).

Striker berjuluk El Pistolero itu gagal menghindarkan Nacional dari kekalahan 0-1 oleh klub Brasil Atletico Goianiense dalam first leg perempat final Copa Sudamericana di kandang sendiri.

Sebelum kickoff, puluhan ribu fans di Estadio Gran Parque Central, Montevideo, memberikan sambutan hangat bagi Suarez.

Mengenakan nomor 9, striker 35 tahun itu tidak berhenti membalas aplaus fans. Padahal, Suarez hanya bermain 15 menit terakhir sebelum waktu normal habis.

Kala itu Nacional tertinggal 0-1 sejak gol Luiz Fernando terjadi pada menit ke-23. Dengan waktu yang minim, mantan striker FC Barcelona, Liverpool FC, dan Atletico Madrid itu gagal mencetak gol penyama kedudukan.

”Dia bisa tampil dengan menit lebih banyak pada second leg (Rabu pekan depan, 10/8, Red),” tutur Pablo Repetto, pelatih Nacional, di laman resmi klub.

Suarez harus habis-habisan bersama Nacional tahun ini. Sebab, waktunya hanya 99 hari sebelum dia mengakhiri kontrak karena keinginan membela timnas Uruguay di Piala Dunia Qatar pada 18 November–18 Desember mendatang.

Pada periode pertamanya bersama Nacional (2005–2006), Suarez sudah mempersembahkan Uruguayan Primera Division.

Well, aku datang untuk melihat bagaimana pertandingannya (debut Suarez, Red). Ayo Suarez!” bunyi caption Insta story mantan striker Argentina Sergio Aguero yang hadir langsung pada laga kemarin sekaligus mengenakan jersey Nacional.

Jika Suarez gagal dalam debutnya kembali ke Amerika Latin, hal tersebut tidak berlaku kepada gelandang Arturo Vidal bersama Flamengo.

Vidal yang menjalani debut bersama Flamengo di Copa Libertadores meraih kemenangan 2-0 atas klub Brasil lainnya, Corinthians, dalam fase first leg perempat final.

Secara keseluruhan, Vidal sudah tampil dalam empat laga bersama Flamengo.

Seperti Suarez, Ultraman –julukan Vidal– juga tampil sebagai pengganti.

”Butuh waktu cukup lama bagiku untuk kembali ke Amerika Latin (setelah bersama Colo-Colo pada 2005–2007, Red). Copa Libertadores setara Liga Champions dengan stadion dan suporter yang luar biasa. Kami akan memberikan segalanya (untuk juara, Red),” tutur Vidal kepada ESPN.

Selama di Eropa, Vidal tidak pernah memenangi Liga Champions dengan prestasi terbaiknya adalah runner-up musim 2014–2015 bersama Juventus.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : io/c19/dns

Saksikan video menarik berikut ini: