alexametrics
Final Piala FA

Arsenal vs Chelsea: Tiket Terakhir Arteta Menuju Eropa

1 Agustus 2020, 19:00:51 WIB

JawaPos.com – Ibarat dalam gerbong kereta, Juergen Klopp (Liverpool), Pep Guardiola (Manchester City), Ole Gunnar Solskjaer (Manchester United), Frank Lampard (Chelsea), Brendan Rodgers (Leicester City), dan Jose Mourinho (Tottenham Hotspur) sudah duduk manis di kursi masing-masing. Mereka sudah punya tiket menuju kejuaraan Eropa musim depan.

Klopp, Pep, Solskjaer, dan Lampard menuju Liga Champions. Rodgers dan Mou ke Liga Europa. Lalu, di manakah Mikel Arteta? Masih adakah kursi untuk tactician Arsenal itu? Mengalahkan Chelsea dalam final Piala FA di Wembley, London, malam nanti WIB adalah satu-satunya kesempatan Arteta agar tetap bergabung dalam gerbong Eropa itu (siaran langsung RCTI/beIN Sports 2 pukul 23.30 WIB).

’’Kami lebih memerlukannya (juara Piala FA) karena kami membutuhkan tempat di Liga Europa,’’ ucap mantan kiper Arsenal David Seaman yang kali terakhir memenangi Piala FA 2003 silam seperti dilansir Press Association. Minimal, Arsenal tak tercatat dalam histori terburuknya sejak 1995–1999. Yakni, gagal berlaga dalam ajang apa pun di Eropa.

Apabila berhasil memenangi Piala FA, Arsenal bakal langsung lolos ke fase grup Liga Europa. Efeknya, untuk klub London Utara yang lainnya seperti Spurs, mereka harus mengawali Liga Europa melalui babak kualifikasi terlebih dahulu. Dalam konferensi pers di London Colney, kemarin WIB (31/7), Arteta menyebut dua sisi yang jadi keuntungan Arsenal jika lolos Liga Europa.

’’Secara finansial (main di Eropa) bakal sangat membantu. Tentunya, di sisi olahraga, bagi klub bermain di Eropa sebagai sebuah keharusan,’’ kata Arteta. ”Dan, besok (malam nanti, Red) kami punya kesempatan melakukan keduanya,’’ papar Arteta yang kali terakhir ikut dalam skuad juara di Piala FA edisi 2014–2015.

Gambaran kekuatan The Gunners –julukan Arsenal– di bawah Arteta sudah bisa dilihat dua pekan terakhir. Ya, Pierre-Emerick Aubameyang dkk sukses menghentikan dua klub teratas di Premier League. Menjegal juara Premier League Liverpool 2-1 pada matchweek 36, 16 Juli lalu.

Lalu, tiga hari kemudian, giliran Manchester City yang disisihkan dari semifinal Piala FA dengan skor 2-0. Namun, di depan Arteta, menjegal Lampard takkan semudah seperti ketika dia mengalahkan Pep. ’’Tidak, aku pikir ini final. Tekanan ada di sana, emosi juga, dan itulah yang tak akan membuatnya lebih mudah, lawan hebat ada di depan kami,’’ klaim Arteta.

Meski memuji Frankie –sapaan karib Lampard– Arteta tak ingin dirinya dan Lampard dikomparasikan dengan Pep dan Kloppo, sapaan akrab Klopp. ’’Frank sebagai pemain benar-benar pemain top, begitu pula ketika jadi pelatih. Kami sama-sama masih muda, kami berdua masih sama-sama belajar. Beda dengan mereka (Pep dan Klopp),’’ ungkap Arteta yang ketika masih aktif sebagai pemain pernah mengalahkan Lampard dalam replay putaran keempat Piala FA 2010–2011.

Yang unik lagi, ini jadi duel eksperimen 3-4-3 dua pelatih muda tersebut. Keduanya sama-sama memakai formasi itu untuk mencapai final. Jika Arsenal menekuk City, Chelsea di semifinal menyingkirkan United. Bomber Arsenal era 1980-an, Charlie Nicholas, mengeklaim taktik Arteta lebih matang.

Terlebih dengan permainan melebarnya. Bugarnya fullback kiri Kieran Tierney mendukung permainan tersebut. ’’Aku rasa di situlah Arsenal bisa memenangkan pertarungan ini. Jelajah (Tierney) lebih luas, kecepatan, dan dapat menekan balik Chelsea,’’ klaim Nicholas dalam analisisnya kepada Sky Sports.

Lampard tak sesusah payah Arteta mengejar kereta. Tapi, Frankie ingin memburu trofi pertamanya bagi The Blues, julukan Chelsea. Trofi Piala FA akan mencatatkan nama Frankie sebagai Englishman terakhir yang memenangi Piala FA. Manajer Inggris terakhir yang meraihnya adalah Harry Redknapp di edisi 2008. Uncle Harry, begitu Lampard menyapanya. Sebab, Redknapp memang pamannya. ’’Tak banyak pelatih hebat memenanginya. Kini aku di final dan aku harus memenanginya,’’ koar Lampard. Jika trofi milik Lampard, sudikah Arteta menanti kereta itu lagi musim depan?

Perkiraan Pemain

Arsenal (3-4-3): 26-Martinez (g); 16-Holding, 23-Luiz, 3-Tierney; 2-Bellerin, 8-Ceballos, 34-Xhaka, 7-Saka; 19-Pepe, 9-Lacazette, 14-Aubameyang (c)
Pelatih: Mikel Arteta

Chelsea (3-4-3): 13-Caballero (g); 28-Azpilicueta (c), 15-Zouma, 2-Ruediger; 24-James, 5-Jorginho, 17-Kovacic, 3-Alonso; 19-Mount, 18-Giroud, 22-Pulisic
Pelatih: Frank Lampard

Wasit : Anthony Taylor
Stadion: Wembley, London
Live : RCTI/beIN Sports 2 pukul 23.30 WIB

Bursa Asian Handicap: 0 : ¼

Editor : Mohammad Ilham

Reporter : ren



Close Ads