alexametrics
Final Liga Champions 2018-2019

Lloris Ingin Sandingkan Gelar Piala Dunia dengan Trofi Liga Champions

1 Juni 2019, 15:05:37 WIB

JawaPos.com – Kapten Tottenham Hotspur, Hugo Lloris bakal menorehkan milestone istimewa jika mengalahkan Liverpool di final Liga Champions 2018-2019, Minggu (2/6) dini hari nanti. Yakni, menjadi pemain pertama yang menjuarai Piala Dunia dan Liga Champions dalam setahun kalender musim kompetisi setelah berhasil membawa Timnas Prancis juara Piala Dunia 2018.

Bahkan, awal musim ini kiper 32 tahun itu seolah sudah meramalkan Spurs bakal menembus final Liga Champions. Caranya, dia memberikan replika trofi Piala Dunia di meja kerja pelatih Spurs, Mauricio Pochettino.

“Saya tidak memberikan itu (replika Piala Dunia, Red) kepadanya. Hanya di meja kerjanya,” ucap Lloris kepada Evening Standard. “Itu (pemberian replika Piala Dunia, Red) sebagai ucapan terima kasih kepadanya. Dalam hidup, selalu ada beberapa pertemuan luar biasa dengan beberapa orang dan itu berlaku untuk Pochettino,” lanjut kiper yang bergabung dari Olympique Lyon sejak 2012 itu.

Hubungan antara Pochettino-Lloris memang sangat dekat. Mereka bersahabat karib. Bahkan, Pochettino pernah mengatakan bahwa Lloris bak asisten kelimanya untuk Spurs.

Bahkan, hubungan keduanya langsung klik sejak musim pertama pelatih asal Argentina melatih Spurs pada 2014-2015. Semusim berselang, Pochettino langsung memberi ban kapten kepada Lloris menggantikan Younes Kaboul dan bertahan hingga sekarang.

Menurut Lloris, sosok Pochettino juga banyak berjasa meningkatkan penampilannya yang berbanding lurus bersama Les Bleus termasuk saat gagal di final Euro 2016 saat Prancis berstatus tuan rumah. Itu yang membuat pemilik 110 caps bersama Prancis itu berharap bisa mendedikasikan gelar Liga Champions musim ini untuk Pochettino. Selain sebagai trofi perdana sejak melatih Spurs, juga demi menyandingkan trofi Piala Dunia di meja kerja Pochettino.

“Ini (Liga Champions, Red) adalah trofi terbesar yang bisa Anda menangkan dan Anda harus melakukan apa saja untuk mendapatkannya. Meski, Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi, seperti saat kalah di final Euro 2016 meski 2 tahun berselang kami memenangkan Piala Dunia,” pungkas Lloris.

Editor : Edy Pramana

Reporter : io


Close Ads