JawaPos Radar

Coupe de la Ligue 2017-2018

Rekor PSG di Ajang Coupe de la Ligue Bakal Sulit Dipatahkan

01/04/2018, 08:42 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Paris Saint-Germain
Paris Saint-Germain raih gelar Coupe de la Ligue 2017-2018 usai mengalahkan AS Monaco, Minggu (1/4) dini hari WIB (AFP)
Share this image

JawaPos.com - Paris Saint-Germain makin menebalkan rekor di pentas Coupe de la Ligue. Bahkan, pencapaian mereka akan sulit dilewati klub lain. Pada final musim ini, Minggu (1/4) dini hari, PSG kembali meraih gelar juara usai membungkam AS Monaco dengan skor mencolok 3-0.

Dengan trofi Coupe de la Ligue musim ini, berarti PSG dalam lima musim terakhir secara beruntun selalu juara. Ini merupakan rekor yang akan sulit disamai atau bahkan dilewati. Les Parisiens - julukan PSG, melakukannya pada 2013-2014, 2014-2015, 2015-2016, 2016-2017, dan 2017-2018.

Total, PSG telah juara di ajang ini sebanyak 8 kali. Dua trofi sebelumnya diraih di era 1990-an yakni 1994-1995 dan 1997-1998. PSG menjadi tim yang paling banyak mengoleksi gelar Coupe de la Ligue, dan lagi-lagi akan sulit untuk disamai atau dilewati.

Maklum saja, pesaing terdekat dalam hal koleksi gelar di ajang ini baru 3 kali juara. Mereka adalah Girondins de Bordeaux, Olympique Marseille, dan Strasbourg.

Terlepas dari itu, kemenangan atas Monaco di Stadion Matmut Atlantique terbilang mudah. PSG sudah unggul 1-0 pada menit 8 lewat penalti Edinson Cavani usai Kylian Mbappe dilanggar di area terlarang. Kemudian, pada menit 21, Angel Di Maria menggandakan keunggulan usai menerima umpan dari Mbappe.

Di babak kedua, PSG menambah gol pada menit 85 lewat Cavani. Lagi-lagi Mbappe memberikan umpan brilian. Itu menjadi gol terakhir dalam laga tersebut dan memastikan kemenangan PSG atas Monaco dengan skor 3-0.

Cavani layak dilabeli pahlawan berkat brace-nya. Namun, Mbappe juga patut diacungi jempol. Meski tak mencetak gol, eks striker Monaco itu terlibat dalam semua gol PSG. Dia menyebabkan PSG mendapat penalti dan membuat dua assists.

Dalam laga tersebut, Neymar belum bisa dimainkan lantaran masih dalam pemulihan cedera. Pelatih Unai Emery memainkan Di Maria sebagai starter untuk menemani Cavani dan Mbappe di lini depan. Sedangkan lini tengah diisi Marco Verratti, Adrien Rabiot, dan Julian Draxler.

Ini menjadi trofi pertama PSG pada musim ini. PSG masih memiliki peluang meraih dua gelar lagi musim ini yakni Ligue 1 dan Coupe de France. Di Ligue 1, kans PSG cukup besar lantaran hanya tinggal membutuhkan 8 angka untuk memastikan gelar juara. Ligue 1 musim ini sendiri menyisakan 7 partai.

Sementara di ajang Coupe de France, PSG sudah menginjakkan kaki di semifinal dan menantang Caen pada 18 April mendatang. Semifinal lainnya mempertemukan Les Herbiers VF kontra FC Chambly, keduanya merupakan penghuni kasta ketiga sepak bola Prancis. Andai lolos ke final, peluang PSG untuk juara akan sangat besar.

Paris Saint-Germain 3-0 AS Monaco
(Cavani 8-p, 85, Di Maria 21)
SUSUNAN PEMAIN
Paris Saint-Germain: Kevin Trapp, Thiago Silva, Presnel Kimpembe, Yuri, Dani Alves, Marco Verratti (Lo Celso 69'), Ángel Di María (Javier Pastore 52'), Adrien Rabiot, Edinson Cavani, Julian Draxler (Lassana Diarra 81'), Kylian Mbappé
Pelatih: Unai Emery

AS Monaco: Danijel Subasic, Jemerson, Djibril Sidibe, Andrea Raggi, Kamil Glik, Fabinho, Joao Moutinho (Ghezzal 79'), Youri Tielemans (Stevan Jovetic 46'), Rony Lopes (Diakhaby 73'), Thomas Lemar, Radamel Falcao
Pelatih: Leonardo Jardim

(epr/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up