alexametrics
La Liga

Kelelawar Mestalla Berpotensi Terseret Kasus Pengaturan Skor

30 Mei 2019, 16:06:55 WIB

JawaPos.com – Skandal pengaturan skor tengah menghantui kompetisi Spanyol, La Liga. Kasus tersebut tidak hanya mengancam tim-tim medioker La Liga atau Segunda Division. Berdasarkan investigasi dari penyelidikan yang disebut Operasi Oikos, juara Copa del Rey 2018-2019, Valencia juga bisa terseret.

Tidak tanggung-tanggung, Los Che – julukan Valencia, diduga terlibat dalam dua pertandingan sekaligus. Yakni kemenangan 6-2 atas Huesca pada jornada ke-36 (6/5) dan 2-0 atas Real Valladolid (18/5) pada jornada pemungkas. Kebetulan, dua laga itu semuanya dilakoni kelelawar Mestalla dengan status tandang. Bersama Huesca dan Valladolid, Valencia kini dalam pantauan pihak berwajib terkait pengaturan skor. Bahkan, eks pemain Valladolid Borja Fernandez sudah diciduk polisi.

Nah, indikasi bahwa Valencia terlibat skandal tersebut lantaran mereka harus menjaga posisi di empat besar dari kejaran Getafe yang ada di posisi kelima. Terbukti, dengan dua kemenangan tersebut membuat Valencia finis di empat besar dan berhak tampil di Liga Champions musim depan dengan keunggulan 2 poin dari Getafe (61-59).

Lebih jauh, keberhasilan finis di empat besar juga bisa mendongkrak mental Valencia jelang final Copa del Rey melawan Barcelona (26/5). Ternyata, “skenario” tersebut berhasil karena Dani Parejo dkk menang 2-1 atas Blaugrana.

Jika terbukti ikut dalam praktik pengaturan skor, sanksi yang akan diterima Valencia tidak main-main. Mulai hukuman penjara, diskualifikasi, denda, dan bahkan degradasi berdasarkan pasal 75 kode disiplin RFEF (federasi sepak bola Spanyol).

Sementara itu, pihak Valencia membantah semua kabar yang menyebut pihaknya terseret dugaan pengaturan skor. Menurut mereka, pihaknya tak ada keterkaitan dengan kasus pengaturan skor yang tengah merebak di Spanyol.

“Valencia CF, sebagai entitas yang sama sekali tidak terkait dengan masalah ini, ingin memperingatkan secara publik bahwa akan melakukan tindakan hukum terhadap siapa pun yang menyebarkan desas-desus atau berita tidak berdasar yang mencoba menghubungkan klub kami dengan subjek yang disebutkan di atas,” bunyi pernyataan resmi Valencia.

Sementara itu, Valladolid juga memberikan bantahan lewat presiden klub. “Kami percaya pada yang dilakukan polisi. Tapi, kami adalah tim yang selalu transparan dan sepenuhnya menentang segala bentuk korupsi,” timpal presiden Valladolid Ronaldo Nazario kepada Marca.

Editor : Edy Pramana

Reporter : io