alexametrics

Atalanta Bisa Terusir dari Atleti Azzurri d’Italia

3 Juni 2019, 08:02:16 WIB

JawaPos.com – Atalanta membuat kejutan besar dengan lolos ke Liga Champions untuk pertama kali dalam sejarah klub. Namun, ganjalan sudah mengadang Atalanta sebagai debutan di Liga Champions 2019-2020. Bukan dari sisi teknis, namun tim asuhan Gian Piero Gasperini terkendala kondisi stadion.

Sebab, dilansir Calcio Atalanta, Atleti Azzurri d’Italia sebagai markas Atalanta masih tak memenuhi syarat yang diminta UEFA untuk menggelar laga-laga di Liga Champions. Beberapa aspek mulai dari pencahayaan, dua studio televisi, 100 kursi dalam tribun media dan fasilitas di tribune lainnya.

Nah, jika UEFA menyatakan stadion berkapasitas 21.300 tempat duduk tersebut tak layak pakai di ajang sekelas Liga Champions, maka Papu Gomez dkk terpaksa harus terusir ke Mapei Stadium – Citta del Tricolore, Reggio Emilia. Stadion ini merupakan markas Sassuolo.

Jika itu terjadi, fans Atalanta harus menempuh perjalanan sejauh 134 kilometer lebih dari Bergamo ke Reggio Emilia apabila ingin merasakan atmosfer Liga Champions.

“Liga Champions di Bergamo? Kami akan mencobanya. Ini bisa jadi mission impossible bagi Atalanta,” tulis halaman depan Corriere di Bergamo.

Sampai sekarang, pihak Atalanta dan Dewan Kota Bergamo sudah menggarap renovasi Atleti Azzurri d’Italia. Yakni, dengan memasang kursi tribune utara dan selatan.

Target berikutnya, beber Corriere di Bergamo, Atalanta perlu menambahkan lampu LED dengan lampu berkekuatan 1400 lux seperti regulasi UEFA pada beberapa titik di stadion berusia 91 tahun itu.

“Kami masih yakin itu (renovasi Atleti Azzurri d’Italia) tuntas di akhir Agustus,” harap Presiden Atalanta, Luca Percassi, dikutip dari Calciomercato.

Di sisi lain, Mapei Stadium lebih berpengalaman menggelar laga-laga internasional. Di turnamen antarklub Eropa, stadion yang memiliki kapasitas 21.584 kursi tersebut pernah ditunjuk UEFA jadi tuan rumah final Liga Champions Wanita pada 2016 silam. Saat itu, tim putri Olympique Lyon mengalahkan VfL Wolfsburg lewat adu penalti.

Editor : Edy Pramana

Reporter : ren/bas