alexametrics
Thailand U-23 vs Indonesia U-23

Tanpa Ezra Bukan Masalah

Laporan Guslan G.- Bagus Putra dari Vietnam
22 Maret 2019, 10:07:33 WIB

JawaPos.com– Tiga target dari PSSI dibebankan kepada pelatih timnas U-23 Indonesia Indra Sjafri tahun ini. Menjuarai Piala AFF U-22 di Kamboja, lolos ke babak utama Piala AFC U-23 2020, dan meraih medali emas SEA Games di Filipina Desember mendatang. Target pertama sudah Indra tuntaskan.

Sore nanti, langkah untuk memenuhi target lolos ke babak utama Piala AFC U-23 2020 dimulai.

Indonesia akan melakoni laga pertama kualifikasi Piala AFC U-23 grup K kontra Thailand di Stadion My Dinh, Hanoi.

Tanpa Ezra Bukan Masalah
Ezra Walian pemain depan tim nasional Indonesia. (GUSLAN GUMILANG/JAWA POS)

Namun, Indra dihadapkan pada persoalan pelik menjelang kickoff melawan Thailand. Dia harus merampingkan skuadnya. Todd Rivaldo Ferre dan Billy Keraf harus terdepak. Padahal, keduanya merupakan bagian dari Indonesia U-22 yang menjadi kampiun Piala AFF U-22 di Kamboja Februari lalu. Posisi mereka kemudian digantikan Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, dan Ezra Walian.

Sayang, nama terakhir malah terancam tak bisa tampil. Penyebabnya, Ezra pernah membela timnas Belanda. Bukan tim senior memang, Ezra menjadi bagian dari timnas U-17 Belanda di ajang kualifikasi Euro U-17 pada 2013. Tepatnya saat Belanda menggasak San Marino 12-0 pada 19 Oktober 2013. Kebetulan, Ezra mencetak lima gol dalam laga tersebut.

Riwayat itulah yang dipermasalahkan AFC. Akhirnya Indonesia U-23 tak boleh mendaftarkan nama Ezra. Hal tersebut mengejutkan Manajer Timnas U-23 Indonesia AKBP Sumardji. Sebab, dia baru tahu info itu kemarin pagi atau pada hari terakhir batas pendaftaran pemain.

Sebelumnya Ezra pernah memperkuat timnas Indonesia, yakni pada friendly match kontra Myanmar di Stadion Pakansari, Bogor, 21 Maret 2017. Laga tersebut juga masuk kalender FIFA. Karena itu, Ezra dianggap sudah memiliki satu caps bersama timnas Indonesia. “Makanya, kami sedang berupaya. Dia sudah pernah main untuk Indonesia di SEA Games (2017) juga,” tegasnya.

Untung, AFC memberikan kelonggaran. Otoritas tertinggi sepak bola Asia tersebut tengah berkoordinasi dengan FIFA soal status Ezra. FIFA berjanji segera memberikan kejelasan. Hal itu membuat batas pendaftaran pemain Indonesia U-23 diundur. Dari seharusnya deadline kemarin menjadi siang ini pukul 11.00 WIB.

Kendati demikian, Indra Sjafri tak ingin terlalu lama menunggu. “Kalau sampai malam ini (tadi malam, Red) belum juga ada surat dari FIFA, kami putuskan tanpa Ezra,” tegas pelatih 56 tahun itu.

Andai FIFA benar-benar melarang Ezra tampil, Indra sama sekali tak khawatir. “Karena 24 pemain yang saya bawa ini punya kualitas sama baiknya,” tutur mantan pelatih Bali United itu.

Selain Ezra, di posisi striker ada Marinus Wanewar dan Dimas Drajad. Performa Marinus yang oke membuat lini depan Indonesia diprediksi tidak menghadapi masalah meski ditinggal Ezra. Pada Piala AFF U-22 di Kamboja, Marinus mampu mencetak tiga gol.

Sementara itu, situasi tersebut cukup menyesakkan bagi Ezra. Sebab, pemain 21 tahun itu mengaku sudah siap untuk tampil di ajang kualifikasi Piala AFC U-23. Bahkan, dia sudah berupaya menjaga kondisi agar mampu tampil maksimal. “Saya berlatih dengan baik. Tidur cukup, makan oke, semua persiapan sudah sangat bagus,” ungkap pemain RKC Waalwijk tersebut.

Meski nanti tidak bisa bermain, Ezra yakin Indonesia U-23 tetap oke. Sebab, dia melihat skuad yang ada memiliki kualitas yang bagus. 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (*/c9/fal)

Copy Editor :

Tanpa Ezra Bukan Masalah