alexametrics

Janji Choirul Huda dan Kiper Borneo FC yang Tak Mungkin Terwujud

17 Oktober 2017, 11:08:43 WIB

JawaPos.com – Kepergian kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, untuk selama-lamanya sangat memukul kiper Borneo FC, Muhammad Ridho. Sebagai sesama pemain berposisi kiper dan cukup dekat, Ridho mengaku seakan tak percaya dengan apa yang dialami Huda.

Ridho menuturkan, apa yang menimpa Huda merupakan risiko di lapangan sepak bola. Semua pemain pada dasarnya sudah siap selama 90 menit berbenturan dengan lawan maupun rekan sendiri yang tak bisa dihindarkan.

“Sepak bola olahraga yang langsung beradu fisik dengan lawan. Risiko cedera pasti selalu ada dan itu sudah risiko setiap pemain,” ucap Ridho seperti dilansir laman resmi klub.

Janji Choirul Huda dan Kiper Borneo FC yang Tak Mungkin Terwujud
Choirul Huda dan Muhammad Ridho sudah saling berjanji untuk tukar kaus. Tapi, janji itu tak akan pernah terwujud (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

Meski begitu, Ridho tetap terpukul karena risiko itu dialami oleh Huda. Namun, Tuhan berkata lain karena Huda tak tertolong. Maklum saja, mendiang Huda dan dirinya sudah berjanji akan bertukar jersey saat Borneo FC menjamu Persela pada Kamis (19/10) mendatang di Stadion Segiri. Janji tersebut tak akan bisa terwujud.

“Jujur sedih mendapat kabar Mas Huda telah tiada. Semoga ditempatkan di sisi-Nya. Mas Huda meninggal dalam mencari rezeki. Jujur, kami sudah ngobrol dan berjanji untuk tukar jersey,” ungkap Ridho.

Terlepas dari itu, Ridho tak menampik bahwa risiko yang seperti dialami Huda bisa menimpa siapa saja. Sebagai antisipasi, Ridho lebih banyak berkomunikasi dengan pemain bertahan. Selain itu, saat perebutan duel bola udara harus dengan perkiraan yang tepat.

“Harus pandai bicara dengan bek, kalau perlu teriak yang keras. Tugas kiper juga berat. Selain harus jaga gawang agar tidak kebobolan, harus selalu menang saat duel bola atas. Sering striker lawan suka mengganggu,” terangnya.

Editor : admin

Reporter : (epr/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Janji Choirul Huda dan Kiper Borneo FC yang Tak Mungkin Terwujud