alexametrics

Penjelasan Persela Terkait Tim Medis Lapangan yang Tangani Huda

16 Oktober 2017, 14:02:26 WIB

JawaPos.com – Persela Lamongan menegaskan bahwa tim medis yang bertugas pada pertandingan kandang melawan Semen Padang, Minggu (15/10) kemarin adalah orang-orang berpengalaman. Mereka merupakan tim medis yang berasal dari RSUD dr Soegiri, Lamongan.

Media Officer Persela, Andika Hangga mengungkapkan, seluruh tim medis yang bertugas pada setiap pertandingan kandang Persela di Stadion Surajaya merupakan tim medis berpengalaman yang didatangkan dari RSUD dr. Soegiri, Lamongan.

“Tim medis Persela sudah berpengalaman. Semuanya dari IGD RSUD dr. Soegiri. Mereka sudah pengalaman dan cekatan dalam menangani kondisi kritis,” ungkap pria yang akrab disapa Angga ini kepada JawaPos.com, Senin (16/10) siang.

Jumlah tim medis yang selalu stand by di setiap pertandingan Persela adalah sepuluh orang. Mereka terdiri atas dua dokter dan delapan awak tandu. “Semuanya dari RSUD dr. Soegiri. Mereka itu masuk jajaran Panpel juga,” imbuh Angga.

Tim medis Persela juga dilengkapi dengan alat-alat penunjang pertolongan pertama, salah satunya adalah alat bantu pernapasan. Persela juga selalu menyiagakan dua ambulans di tiap laga kandang. Satu di dalam stadion dan satu lagi di luar, “Semuanya selalu stand by,” tegasnya.

Dalam kasus meninggalnya kiper Choirul Huda, Minggu (15/10), Angga mengatakan bahwa tim medis sudah berupaya keras untuk menyelamatkan nyawa Huda. Selain membantu pernapasan, mereka juga melakukan pompa jantung selama di lapangan, di dalam ambulans saat perjalanan, hingga di RSUD dr. Soegiri.

Angga yang berada di pinggir lapangan ketika kejadian berlangsung mengaku melihat ada perawat yang memasukkan tangan ke mulut Huda. “Apakah itu untuk membantu pernapasan Huda, saya juga tidak paham,” tutup Angga.

Editor : admin

Reporter : (saf/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Penjelasan Persela Terkait Tim Medis Lapangan yang Tangani Huda