alexametrics

Catat! Saran Dokter Persija Agar Tragedi Choirul Huda Cepat Tertangani

16 Oktober 2017, 12:48:53 WIB

JawaPos.com – Sepak bola Indonesia berduka mendengar meninggalnya Choirul Huda saat membela Persela Lamongan. Sebenarnya, tragedi seperti yang dialami almarhum sudah sering kali terjadi. Maka, langkah apa yang harus segera dilakukan?

Huda meninggal dunia akibat berbenturan dengan rekannya sendiri, Ramon Rodrigues. Sang kapten sempat mendapat perawatan medis dan dilarikan ke rumah sakit.

Namun demikian, Tuhan tampaknya lebih sayang dengan legenda Persela itu. Huda, dinyatakan meninggal dunia lantaran benturan di dada dan rahang bawah.

Menurut Kepala Unit Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Soegiri Lamongan, Dokter Yudistiro Andri Nugroho, Huda meninggal diduga ada kemungkinan trauma dada, trauma kepala, dan trauma leher akibat benturan itu. Sebenarnya, kejadian itu sering tercipta, tapi banyak yang belum terlalu paham dengan pemberian pertolongan pertamanya.

“Jadi kerja dokter kala di sports event itu, bila ada kejadian kami lakukan primary surveys dulu di lapangan. Intinya yang kami periksa jalan napas, napas atlet, dan sistem sirkulasi,” ungkap Dokter Persija, Donny Kurniawan kepada JawaPos.com.

Menurutnya, pemberi pertolongan harus memastikan tak ada bahaya yang mengganggu sistem sirkulasi dan pernapasan korban. Untuk itu, korban tak boleh segera langsung diangkat alias dievakuasi tanpa analisis dokter di lapangan.

“Misal kalau ditakutkan ada cedera pada tulang leher kami gunakan collarneck untuk memproteksi. Kalau ada gangguan jantung kami lakukan resusitasi jantung di lapangan,” sambung dia.

Maka dari itu, tim dokter harus bergerak cepat guna mengantisipasi segala kemungkinan yang ada. Sebab, salah-salah, korban bisa meninggal dunia di lapangan.

“Kalau misal ada patah tulang kami lakukan fiksasi. Intinya kami pastikan proses evakuasi aman,” papar dia.

Dalam kasus Choirul Huda, Dokter Donny enggan berkomentar lebih jauh. Sebab, dia cuma melihat dari tayangan video, bukan langsung di lapangan.

“Nah menurut saya tanyakan ke dokter tim Persela pasti dia akan jelaskan apa alasannya melakukan evakuasi. Dokter jelas tahu situasi di lapangan karena saya kan hanya melihat video. Jadi, harus tanya dahulu kepada tim dokter mengapa memutuskan langsung evakuasi,” pungkas Donny.

Editor : admin

Reporter : (ies/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Catat! Saran Dokter Persija Agar Tragedi Choirul Huda Cepat Tertangani