alexametrics
Liga 1 2017

Choirul Huda Meninggal karena Benturan di Kepala dan Leher

15 Oktober 2017, 19:12:49 WIB

JawaPos.com – Benturan di kepala dan leher dipercaya menjadi penyebab Kiper Persela Lamongan Choirul Huda meninggal dunia. Huda wafat akibat insiden saat memperkuat Laskar Joko Tingkir -julukan Persela- pada pertandingan kontra Semen Padang Minggu (15/10) sore.

Huda mengalami benturan keras dengan bek Persela Ramon Rodrigues pada masa injury time babak pertama. Saat itu, dia masih sadar dan sempat memegang dadanya. Tak berselang lama, Huda kolaps. Tim medis segera membawanya ke IGD RSUD dr Soegiri, Lamongan.

Berdasarkan keterangan dari pihak RSUD dr Soegiri, Huda ditengarai meninggal akibat mengalami benturan keras di bagian kepala. “Disinyalir karena benturan keras di kepala dan leher,” ucap dr Zaki Mubarok dari RSUD dr Soegiri.

Ia menambahkan, Huda masih dalam keadaan bernapas ketika di bawa ke RSUD dr Soegiri Lamongan. Tim dokter beserta staf medis lantas melakukan penanganan. Sayang, nyawa Huda tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal sekitar pukul 17.00, atau beberapa saat setelah laga Persela dan Semen Padang berakhir.

Huda tak sekadar pemain senior di tim Persela, ia adalah legenda hidup di tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut. Bergabung sejak tahun 1999 silam, Huda belum pernah sekalipun meninggalkan Persela. Ia memutuskan untuk mengabdikan karier sepak bolanya bersama tim biru langit.

Editor : admin

Reporter : (saf/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Choirul Huda Meninggal karena Benturan di Kepala dan Leher