alexametrics

Situasi Sekarang Sangat Menguntungkan Belanda

12 Oktober 2019, 19:33:14 WIB

JawaPos.com-Di antara sepuluh grup kualifikasi Euro 2020, grup C termasuk yang paling ketat. Tiga tim teratas –Belanda, Jerman, dan Irlandia Utara– sama-sama mengoleksi 12 poin.

Bahkan, Belanda dan Jerman punya diferensiasi gol yang identik. Tapi, Oranje berhak berada di puncak klasemen karena unggul head-to-head margin gol. Itu terjadi setelah kemenangan 3-1 atas Irlandia Utara di Stadion De Kuip kemarin (11/10).

Belanda dan Jerman pun diuntungkan dengan jumlah laga yang lebih sedikit ketimbang Irlandia Utara (5 banding 6). Kedua tim juga berpeluang menambah poin absolut pada matchday kedelapan 14 Oktober mendatang. Belanda tandang ke Belarus, sedangkan Jerman melawat ke Estonia.

Kepada NOS, pelatih Belanda Ronald Koeman menilai, seiring ketatnya perebutan dua tim lolos otomatis di grup C, head-to-head bisa menjadi penentu. Seperti penentuan posisi di klasemen saat ini.

Head-to-head poin, misalnya. Belanda dan Jerman sudah menang dua kali, sedangkan Irlandia Utara tak pernah menang. Kemudian, head-to-head selisih gol ketiganya, Belanda paling bagus atau surplus 3 gol (9-6), disusul Jerman surplus 1 gol (7-6), dan terakhir Irlandia Utara yang justru minus 4 gol (1-5).

Jangan lupakan juga, jika Belanda gagal lolos dari jalur kualifikasi, Virgil van Dijk dkk punya nyawa cadangan. Sebagai juara League A UEFA Nations League 2018–2019, skuad Koeman sudah digaransi tiket playoff. ”Kami tidak akan terlena,” tegas Van Dijk, kapten sekaligus bek tengah Belanda, dilansir Voetbal International.

Terpisah, kepada Irish Time, pelatih Irlandia Utara Michael O’Neill menegaskan, hanya sapu bersih kemenangan dalam dua laga terakhir yang bisa meloloskan North Iron. ”Tak perlu ahli matematika buat mengetahui situasi yang kami hadapi. Kami membutuhkan enam poin, titik,” tegas O’Neill.

Sayang, dua matchday tersisa Irlandia Utara bulan depan sangat berat. Mereka ganti menjamu Belanda di Belfast (17/11), lalu bertandang ke Jerman (20/11).

Persaingan ketat juga terjadi di grup D dan E kemarin. Di grup D, hanya tiga poin yang memisahkan Republik Irlandia (11 poin), Denmark (9 poin), dan Swiss (8 poin).

Itu pun Swiss masih bermain 4 kali, sedangkan Irlandia-Denmark sudah bermain 5 kali. Kroasia yang memuncaki grup E (13 poin) juga tidak bisa menyepelekan Slovakia (10 poin), Hungaria (9 poin), maupun Wales (7 poin).

Wales paling sedikit bermain (5 kali) ketimbang tiga tim di atasnya (6 kali). ”Menghadapi Kroasia (14/10) akan menjadi partai paling krusial bagi kami (di kualifikasi) sejauh ini,” ucap pelatih Wales Ryan Giggs kepada BBC Sport.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : dra/c17/dns



Close Ads