← Beranda
Selain Sejajar Cristiano Ronaldo! Ini Alasan Kenapa Pengumuman Rizky Ridho di Puskas Award 2025 Selalu Ditunggu
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 4 Desember 2025 | 19.20 WIB
Cristiano Ronaldo jadi pemenang Puskas Award edisi pertama pada 2009. (FIFA)
 

JawaPos.com — Sejajar Cristiano Ronaldo menjadi kalimat yang mendadak akrab saat nama Rizky Ridho muncul sebagai nominasi Puskas Award 2025. Pengumuman penghargaan itu selalu ditunggu karena menghadirkan cerita langka dari seorang bek muda Indonesia yang golnya menembus panggung dunia.

Masuknya gol indah Ridho saat Persija Jakarta menghadapi Arema FC ke daftar nominasi membuat publik penasaran dengan peluangnya bersaing di level tertinggi.

Gol itu kini berada dalam satu barisan dengan 10 gol terbaik lain yang tercipta sepanjang kalender 2025.

Momen ini terasa spesial karena Puskas Award punya daya tarik global dan diikuti miliaran pasang mata tiap tahun.

Setiap edisinya selalu menimbulkan perdebatan seru lantaran tiga besar kandidat biasanya dihiasi gol-gol yang punya nilai seni tinggi.

Nama Ridho membuat pemberitaan makin menarik karena Puskas Award sebelumnya identik dengan pesepak bola kelas dunia.

Cristiano Ronaldo adalah pemenang pertama pada 2009 saat masih berseragam Manchester United dan golnya ke gawang Porto tercatat sebagai pembuka sejarah penghargaan itu.

Sejak itu, Puskas Award selalu menjadi kategori favorit dalam setiap rangkaian penghargaan tahunan FIFA.

Penonton menunggu bukan hanya siapa yang menang, tapi juga bagaimana reaksi dunia terhadap nominasi yang terkumpul dari berbagai penjuru lapangan.

Daya pikat Puskas Award muncul karena karakter penghargaan yang benar-benar terbuka bagi semua pemain.

Tak ada batasan kasta liga atau popularitas pemain sehingga gol dari liga manapun berpeluang bersaing sepanjang ia memiliki keindahan yang memukau.

Contoh paling nyata datang pada 2016 ketika Mohammad Faiz Subri dari Malaysia meraih gelar lewat tendangan bebas fenomenal.

Bola melengkung ke kiri lalu menukik drastis ke kanan dengan cara yang terasa sulit dipercaya sehingga menyita perhatian global.

Rangkaian kisah seperti itulah yang kini menempatkan Ridho dalam sorotan besar. Publik ingin melihat apakah golnya bisa mengikuti jejak para pemenang dari berbagai latar belakang yang sukses mencuri perhatian dunia.

Sebagai bek tengah, kehadiran Ridho di daftar nominasi semakin memperkuat cerita tak terduga yang disukai publik sepak bola.

Gol pemain bertahan jarang masuk kategori spektakuler sehingga momen ini menambah nilai dramatis dalam pemberitaan.

Setiap kali pengumuman Puskas Award mendekat, rasa penasaran meningkat karena penghargaan ini bukan sekadar soal reputasi.

Penilaiannya murni mengutamakan estetika dan teknik sehingga membuka peluang bagi kejutan besar yang sering terjadi dari tahun ke tahun.

Ridho kini berada dalam situasi yang sama dengan para bintang besar yang pernah merasakan tegang jelang pengumuman.

Kesetaraan inilah yang membuat narasi sejajar Cristiano Ronaldo terasa bukan lagi sekadar hiperbola, melainkan gambaran betapa bergengsinya nominasi itu.

Penggemar di Indonesia pun ikut hanyut dalam euforia karena kesempatan seperti ini tidak datang setiap tahun.

Nama Ridho menjadi perbincangan di berbagai platform karena membawa kebanggaan sekaligus rasa ingin tahu mengenai hasil akhirnya.

Atmosfer persaingan dipastikan makin menarik karena kualitas kandidat lain juga tinggi. Namun kehadiran Ridho membawa warna berbeda karena menghadirkan kisah dari liga domestik yang selama ini jarang masuk radar penghargaan dunia.

Banyak yang menunggu momen pengumuman untuk melihat apakah golnya mampu bersaing dengan standar keindahan yang ditetapkan Puskas Award.

Gol itu menunjukkan kombinasi teknik, timing, dan keberanian yang membuatnya pantas masuk daftar finalis.

Situasi ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan potensi bakat dari sepak bola Indonesia.

Setiap nominasi di level global seperti ini selalu memberi efek positif terhadap kepercayaan diri pemain maupun apresiasi publik internasional.

Ridho kini menjadi representasi cerita ketekunan yang bertemu kesempatan emas. Namanya bersanding dengan pemain kelas dunia memberikan dorongan moral besar bagi generasi muda sepak bola Tanah Air.

Apa pun hasil akhirnya, kemunculan Ridho di nominasi Puskas Award sudah menciptakan sejarah baru.

Pengumuman pemenang selalu ditunggu karena membawa harapan agar sebuah gol dari pemain Indonesia mampu melampaui batas yang sebelumnya terasa jauh.

Daya pikat ceritanya membuat publik semakin menantikan hari pengumuman. Setiap detik proses itu mengantar Ridho ke ruang yang sama dengan legenda seperti Cristiano Ronaldo yang membuka jalan sejarah penghargaan ini.

Kisah ini juga menghidupkan kembali diskusi tentang nilai artistik dalam sepak bola yang sering kali melampaui batas kompetisi.

Melihat nama Ridho di daftar nominasi membuat banyak orang percaya keindahan permainan bisa lahir dari lapangan mana saja.

Dengan semua dinamika itu, tak heran kalau pengumuman Puskas Award 2025 terasa lebih mendebarkan bagi publik Indonesia.

Ridho telah membuat banyak orang menunggu momen ketika dunia menoleh dan mengapresiasi golnya yang menembus batas ekspektasi.

Perjalanan ini menegaskan sepak bola selalu memberi ruang bagi kejutan besar. Nama Ridho kini berdiri sejajar dengan pemain yang pernah mengukir gol fenomenal dan namanya disebut dalam percakapan dunia.

Inilah alasan kenapa pengumuman Puskas Award 2025 selalu dinantikan dengan antusias.

Publik ingin melihat apakah kisah luar biasa dari seorang pemain muda Indonesia bisa mencapai puncaknya di panggung penghargaan gol terindah dunia.

EDITOR: Edi Yulianto