← Beranda

Konyol! Dewa United Kena Sanksi Denda Rp 100 Juta Gara-gara Telat Masuk Lapangan

Dimas Ramadhan WicaksanaMinggu, 30 November 2025 | 00.21 WIB
Dewa United dapat hukuman denda Rp 100 juta dari Komdis PSSI akibat pelanggaran konyol telat masuk ke lapangan. (Instagram Dewa United)
 

JawaPos.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah merilis hasil sidang per 11 November 2025 untuk membahas hukuman dari pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh klub atau pemain dari Super League 2025/2026. Total ada 10 jenis pelanggaran yang telah dihakimi.

Sepuluh pelanggaran dan hukuman tersebut diberikan kepada masing-masing lima pemain dan klub Super League 2025/2026. Dewa United Banten FC jadi tim yang paling terkena sanksi denda paling besar dari Komdis PSSI.

Dalam rilis resmi PSSI, Dewa United Banten FC dihukum denda sebesar Rp 100 juta. Sanksi itu diberikan Komdis PSSI gara-gara pelanggaran konyol yang dilakukan saat Banten Warriors menjamu PSM Makassar pada 9 November lalu.

Berlangsung di Banten International Stadium (BIS), Dewa United melakukan pelanggaran berupa terlambat memasuki lapangan pada babak kedua. Keterlambatan itu membuat pertandingan babak kedua mundur selama 113 detik.

Hasil pertandingan Dewa United vs PSM Makassar pun berakhir dengan skor 0-1. Tim tamu berhak keluar sebagai pemenang dan Banten Warriors semakin merana.

Dengan demikian, denda Rp 100 juta dari Komdis PSSI ini terasa petaka untuk Dewa United. Istilah sudah jatuh tertimpa tangga layaknya cocok disematkan kepada Banten Warriors karena sudah kalah lalu dihukum denda besar.

Selain Dewa United, ada tiga kontestan Super League 2025/2026 lain yang dapat denda tak kalah besar. Yakni Bhayangkara Presisi Lampung FC (Rp 75 juta), Arema FC (Rp 60 juta), dan PSM Makassar (Rp 50 juta).

Ketiga tim didenda karena jenis pelanggaran yang sama, namun nominal berbeda karena berat pelanggarannya berbeda pula. Bhayangkara FC melakukan pelanggaran karena ada tujuh pemain yang dapat kartu kuning.

Sementara Arema FC dihukum karena ada 5 orang pemain dan 1 orang ofisial yang mendapatkan kartu kuning. Adapun PSM Makassar dapat sanksi lantaran ada 5 orang pemain yang dapat kartu kuning.

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 11 November 2025 untuk Super League 2025/2026

1. Bhayangkara Presisi Lampung FC

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Bali United FC

- Tanggal Kejadian: 07 November 2025

- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 7 (tujuh) orang pemain mendapatkan kartu kuning 

- Keputusan: denda Rp 70.000.000,-

2. Francisco Israel Rivera Davalos (Pemain Persebaya Surabaya)

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Persik Kediri vs Persebaya Surabaya

- Tanggal Kejadian: 07 November 2025

- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp 10.000.000,-

3. Sneyder Julian Guevara Munoz (Pemain Arema FC)

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Arema FC vs Persija Jakarta

- Tanggal Kejadian: 08 November 2025

- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar yaitu melakukan tekel keras terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp 10.000.000,-

4. Arema FC

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Arema FC vs Persija Jakarta

- Tanggal Kejadian: 08 November 2025

- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain dan 1 orang ofisial yang mendapatkan kartu kuning

- Keputusan: denda Rp 60.000.000,-

5. Persija Jakarta

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Arema FC vs Persija Jakarta

- Tanggal Kejadian: 08 November 2025

- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persija Jakarta sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan

- Keputusan: denda Rp 25.000.000,-

6. Taufik Hidayat (Pemain Madura United FC)

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Madura United FC vs Persijap Jepara

- Tanggal Kejadian: 09 November 2025

- Jenis Pelanggaran: menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp 10.000.000,-

7. Dicky Kurniawan Arifin (Pemain Persijap Jepara)

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Madura United FC vs Persijap Jepara

- Tanggal Kejadian: 09 November 2025

- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar yaitu melakukan tekel keras terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp 10.000.000,-

8. Zahran Rizki Alamsah (Pemain Persijap Jepara)

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Madura United FC vs Persijap Jepara

- Tanggal Kejadian: 09 November 2025

- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung

- Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp 10.000.000,-

9. PSM Makassar

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Dewa United Banten FC vs PSM Makassar

- Tanggal Kejadian: 09 November 2025

- Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning

- Keputusan: denda Rp 50.000.000,-

10. Dewa United Banten FC

- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026

- Pertandingan: Dewa United Banten FC vs PSM Makassar

- Tanggal Kejadian: 09 November 2025

- Jenis Pelanggaran: terlambat memasuki lapangan pada babak kedua sehingga membuat pertandingan babak kedua mundur selama 113 detik

- Keputusan: denda Rp 100.000.000,-

EDITOR: Edi Yulianto