← Beranda
Bonek Tak Sabar Tunggu Debut Diego Mauricio di Persebaya Surabaya! Harapan Baru di Tengah Krisis Gol Lini Depan
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 23 Agustus 2025 | 22.11 WIB
Diego Mauricio jadi harapan baru Bonek di Persebaya Surabaya. (Instagram @di_mauricio_)
 

JawaPos.com — Bonek benar-benar tak sabar menantikan debut striker anyar Persebaya Surabaya, Diego Mauricio. Kehadirannya dianggap sebagai harapan baru di tengah tumpulnya lini depan Green Force yang belum juga mencetak gol di dua laga awal Super League 2025/2026.

Persebaya Surabaya secara resmi mengumumkan kedatangan penyerang asal Brasil berusia 34 tahun itu. Setelah menjalani tes medis di Surabaya, Diego dipastikan fit dan siap menandatangani kontrak di Gelora Bung Tomo.

Euforia kedatangan Diego langsung terasa di kalangan Bonek. Berbagai komentar membanjiri akun resmi Persebaya Surabaya, mulai dari doa, harapan besar, hingga keyakinan striker asal Brasil itu bakal jadi mesin gol.

“Kapan isok main? Semoga lebih gacor, kami haus gol kamu,” tulis salah satu Bonek penuh antusias.

Tak sedikit pula yang yakin Diego bisa menjadi calon top skor musim ini dan membawa Persebaya Surabaya kembali bersaing di papan atas.

Kegelisahan Bonek bukan tanpa alasan. Hingga pekan kedua Super League musim ini, lini depan Persebaya Surabaya masih mandul karena satu-satunya gol Green Force justru datang dari gelandang, Francisco Rivera.

Dengan kondisi itu, kehadiran Diego dianggap sebagai solusi tepat. Pengalaman panjangnya bermain di berbagai kompetisi dunia membuat Bonek percaya ia bisa menjadi jawaban atas krisis gol Persebaya Surabaya.

Diego Mauricio lahir di Rio de Janeiro, Brasil, pada 25 Juni 1991. Dengan postur 1,83 meter dan kaki kanan dominan, ia dikenal sebagai striker yang mengandalkan kecepatan, kelincahan, dan insting tajam di depan gawang.

Karier profesionalnya dimulai di Flamengo pada 2010 hingga 2012, di mana ia mencetak 6 gol dari 55 pertandingan.

Saat itu ia bahkan sempat bermain bersama bintang-bintang top Brasil U20 seperti Neymar, Casemiro, Danilo, dan Oscar.

Selepas dari Flamengo, Diego sempat memperkuat Alania Vladikavkaz di Rusia sebelum kembali ke Brasil membela Sport Recife dan Vitoria.

Namun perjalanan panjangnya justru banyak dihabiskan di Asia dengan memperkuat klub-klub di Korea Selatan, Tiongkok, hingga Arab Saudi.

Saat membela Gangwon FC di Korea Selatan, Diego berhasil mencetak 20 gol dalam 71 pertandingan. Catatan impresif itu membuat namanya mulai dikenal di kawasan Asia sebelum akhirnya merantau ke India.

Puncak kariernya terjadi bersama Odisha FC, klub India yang ia bela selama dua periode yakni 2020–2021 serta 2022–2025. Di sana ia tampil tajam dengan 57 gol, 19 assist, serta membawa Odisha menjuarai Indian Super Cup 2022/2023.

Diego juga sempat bermain singkat untuk Mumbai City pada 2022 dengan torehan 5 gol dari 11 pertandingan.

Total kariernya mencatatkan 313 laga di liga nasional dengan 91 gol dan 39 assist, angka yang membuktikan kualitasnya sebagai predator kotak penalti.

Berdasarkan data Transfermarkt per 30 Mei 2025, nilai pasarnya mencapai Rp 4,78 miliar. Meski sudah berusia 34 tahun, ketajamannya masih terjaga dan terbukti konsisten memberikan kontribusi di klub-klub sebelumnya.

Kehadiran Diego juga menambah warna baru di lini serang Persebaya Surabaya yang sebelumnya sangat bergantung pada penyerang lokal.

Dengan pengalamannya melawan bek-bek tangguh di Asia, ia diharapkan bisa langsung beradaptasi cepat di Super League Indonesia.

Bonek menaruh harapan besar agar Diego bisa langsung tampil moncer sejak laga debutnya. Maklum, Green Force sudah sangat membutuhkan sosok finisher murni yang bisa mengubah peluang menjadi gol.

Tak sedikit suporter yang bahkan membandingkan euforia ini dengan kedatangan striker asing legendaris Persebaya Surabaya di masa lalu.

Mereka optimistis Diego mampu mengulang cerita sukses dan menjadi ikon baru di Surabaya.

Jika melihat rekam jejaknya, Diego termasuk striker yang tidak hanya tajam tetapi juga berpengalaman di berbagai level kompetisi. Kehadirannya diyakini akan membawa kepercayaan diri tambahan bagi rekan-rekan setimnya di ruang ganti.

Pelatih Persebaya Surabaya kini memiliki amunisi baru untuk mengubah pola permainan tim. Dengan Diego di lini depan, skema serangan Green Force bisa lebih variatif dan tidak hanya mengandalkan gelandang.

Bonek pun sudah menyiapkan sambutan hangat untuk debut striker Brasil itu. Mereka percaya, Diego bisa segera membayar kepercayaan suporter dengan gol-gol penting di Super League musim ini.

Kini, hanya tinggal menunggu waktu kapan Diego Mauricio akan melakoni debut resmi bersama Persebaya Surabaya.

Harapan besar sudah diletakkan di pundaknya, dan Bonek percaya sang bomber bisa menjadi mesin gol baru yang ditunggu-tunggu.

Dengan semangat “Satu Nyali Wani”, publik Surabaya siap menyaksikan kiprah Diego Mauricio di Stadion Gelora Bung Tomo.

Krisis gol Green Force di awal musim diharapkan segera berakhir dengan kehadiran striker yang pernah bersaing bersama Neymar dan kawan-kawan itu.

EDITOR: Edi Yulianto