← Beranda
5 Fakta Diego Mauricio! Solusi Instan Mampetnya Lini Depan Persebaya Surabaya Era Eduardo Perez?
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 21 Agustus 2025 | 15.48 WIB
Diego Mauricio diharapkan jadi solusi jika benar-benar datang perkuat Persebaya Surabaya. (Instagram @di_mauricio_)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali bergerak agresif di bursa transfer untuk memperbaiki lini depannya yang masih tumpul di era Eduardo Perez. Nama Diego Mauricio, striker asal Brasil, dikabarkan menjadi bidikan utama Green Force untuk menambal masalah produktivitas gol.

Rumor kedatangan Diego Mauricio mencuat usai akun Instagram @liga_dagelann membocorkan kabar tersebut pada Rabu (20/8/2025).

Dalam unggahannya disebutkan bomber berusia 34 tahun itu sedang dalam perjalanan menuju Persebaya Surabaya.

"Bursa Transfer Diego Mauricio (34|CF|Brasil) menuju Persebaya. Dia sebelumnya memperkuat Odisha FC. Diego mencatatkan 57 gol & 19 assist dari 110 match bersama klub India tersebut," @liga_dagelann, Rabu (20/8/2025). 

Sosok Diego Mauricio bukan pemain sembarangan karena memiliki rekam jejak mentereng di berbagai liga dunia. Eks striker Timnas Brasil U-20 ini pernah satu angkatan dengan Neymar, Casemiro, Danilo, hingga Oscar.

Jika berhasil direkrut, Persebaya Surabaya akan mendapatkan banyak keuntungan dari ketajaman dan pengalaman panjang Diego Mauricio.

Setidaknya ada lima fakta menarik yang bisa menjadikan dirinya solusi instan di lini depan Green Force.

Fakta pertama, Diego Mauricio adalah pemain yang kenyang pengalaman di berbagai liga dunia. Ia pernah merumput di Brasil, Rusia, Portugal, Thailand, Tiongkok, Korea Selatan, Qatar, hingga terakhir bersama Odisha FC di India.

Di Rusia, ia bermain untuk Spartak Vladikavkaz musim 2012-2013 dan sempat mencatat dua assist. Sedangkan di Portugal, ia membela Vitória Setúbal FC dengan torehan satu assist dari lima pertandingan.

Pengalaman paling banyak ia dapatkan ketika memperkuat Gangwon FC di Korea Selatan dengan catatan 74 laga, 20 gol, dan 13 assist. Sementara bersama Busan IPark, ia mampu menorehkan enam gol dari 24 penampilan.

Diego Mauricio juga sempat mencicipi Liga Qatar dengan membela Al-Shahania SC musim 2021-2022. Hasilnya sangat impresif karena dari enam pertandingan ia mampu mencetak enam gol.

Fakta kedua, Diego Mauricio dikenal sebagai striker yang produktif. Sepanjang kariernya, ia sudah mengoleksi 112 gol dan 47 assist dari total 393 pertandingan.

Meski usianya sudah tidak muda lagi, insting mencetak golnya masih sangat terjaga. Musim 2024-2025 bersama Odisha FC, ia mencatat sembilan gol dan enam assist dari 23 pertandingan.

Di India, Diego beberapa kali dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan. Ia juga turut membawa Odisha FC meraih gelar Indian Super Cup 2022/2023.

Fakta ketiga, Diego Mauricio memiliki pengalaman membela Timnas Brasil kelompok usia U-20. Ia tercatat bermain dalam 11 laga dan menyumbang tiga gol.

Saat itu ia satu generasi dengan sejumlah bintang besar yang kini sudah menjadi pemain kelas dunia. Neymar, Casemiro, Danilo, hingga Oscar adalah rekan satu angkatan Diego di Timnas U-20 Brasil.

Fakta keempat, harga pasar Diego Mauricio cukup terjangkau untuk ukuran striker asing berpengalaman. Saat ini ia berstatus tanpa klub usai dilepas Odisha FC pada 1 Juni 2025.

Nilai pasarnya ditaksir hanya Rp 4,78 miliar berdasarkan data Transfermarkt. Angka itu setara dengan winger Persebaya Surabaya, Malik Risaldi, yang membuatnya masih masuk akal bagi Green Force.

Dengan status free agent, Persebaya Surabaya juga tidak perlu mengeluarkan biaya transfer. Klub hanya perlu menanggung gaji pemain yang diyakini masih dalam level kompetitif.

Fakta kelima, Diego Mauricio punya skill mematikan sebagai striker. Ia terkenal memiliki kecepatan dan kontrol bola yang sulit dihentikan bek lawan.

Di India, aksinya kerap membuat repot pertahanan lawan dengan dribel eksplosif dan penyelesaian akhir yang klinis.

Bahkan dalam salah satu video viral di akun resmi Indian Super League, Diego menunjukkan kualitasnya dengan gol spektakuler meski dijaga ketat.

Kualitas tersebut jelas bisa menjawab kebutuhan Persebaya Surabaya yang selama ini kurang tajam di lini depan.

Di bawah asuhan Eduardo Perez, Green Force memang membutuhkan sosok finisher yang bisa langsung memberi dampak instan.

Selain ketajaman, pengalaman Diego di berbagai liga membuatnya tidak canggung menghadapi tekanan. Mentalitas ini penting bagi Persebaya Surabaya yang memiliki basis suporter fanatik Bonek.

Jika negosiasi berjalan mulus, Diego Mauricio bisa menjadi kepingan puzzle yang hilang untuk lini depan Persebaya Surabaya. Usianya memang sudah 34 tahun, namun insting gol dan pengalaman panjangnya adalah aset berharga.

Eduardo Perez tentu berharap kedatangan striker Brasil ini bisa langsung mengangkat produktivitas tim.

Dengan gaya main agresif yang dibawanya, Persebaya Surabaya berpotensi kembali menjadi tim menakutkan di Super League.

Diego Mauricio bisa jadi solusi instan mampetnya lini depan Green Force. Tinggal menunggu waktu apakah rumor ini akan segera terealisasi menjadi kenyataan.

EDITOR: Banu Adikara