← Beranda

Krisis Lini Belakang Timnas Indonesia, Mencari Pengganti Jordi Amat yang Absen dan Elkan Baggott yang Tak Ada Kepastian

Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 16 Agustus 2024 | 16.51 WIB
Elkan Baggott ketika beraksi bersama Timnas Indonesia menghadapi Malaysia. (Instagram/@elkanbaggott)

JawaPos.com — Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada tantangan berat dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Setelah menyelesaikan putaran kedua Grup F dengan hasil yang cukup memuaskan, kini skuad Garuda harus menghadapi tantangan baru di putaran ketiga Grup C.

Namun, masalah besar menanti di lini belakang, khususnya terkait absennya pemain andalan, Jordi Amat, serta ketidakpastian terkait kehadiran Elkan Baggott, yang meninggalkan lubang besar dalam pertahanan Timnas Indonesia.

Absennya Jordi Amat tentu menjadi pukulan telak bagi Timnas Indonesia. Pemain yang berperan penting dalam memperkuat lini belakang ini harus menepi akibat sanksi kartu merah yang diterimanya saat laga melawan Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 6 Juni 2024. Kartu merah tersebut menghantui Jordi dengan larangan bermain dalam dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026.

Satu hukuman telah dilalui ketika Indonesia menang 2-0 atas Filipina di partai terakhir Grup F, namun hukuman satu laga lagi masih tersisa, dan itu harus dijalani saat menghadapi Arab Saudi pada 5 September 2024 di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah.

Ketiadaan Jordi dalam laga krusial melawan Arab Saudi tentu menimbulkan kekhawatiran. Pengalamannya sebagai bek tengah yang tangguh dan kemampuannya membaca permainan lawan sangat dibutuhkan oleh skuad Garuda.

Namun, pelatih Shin Tae-yong tampaknya harus merelakan ketidakhadiran pemain 32 tahun ini dan mencari pengganti yang mampu mengisi kekosongan tersebut.

Meski absennya Jordi Amat menjadi tantangan besar, Shin Tae-yong diyakini tidak akan kesulitan menemukan pengganti ideal. Pelatih asal Korea Selatan tersebut masih memiliki opsi lain yang tidak kalah mumpuni. Jay Idzes dan Rizky Ridho menjadi dua nama yang sangat potensial untuk mengisi posisi bek tengah.

Keduanya telah menunjukkan kemampuan solid dalam menjaga lini pertahanan Timnas Indonesia, terutama ketika Garuda Muda berhasil mengalahkan Vietnam dua kali dan Filipina dalam putaran kedua Grup F.

Kerja sama antara Jay Idzes dan Rizky Ridho memang terbukti ampuh dalam beberapa pertandingan terakhir. Kombinasi keduanya memberikan stabilitas yang dibutuhkan oleh tim, terutama dalam menjaga gawang Timnas Indonesia tetap bersih dari kebobolan.

Kekuatan fisik dan kemampuan membaca permainan yang dimiliki keduanya menjadi modal berharga untuk mengatasi serangan-serangan lawan yang cenderung agresif.

Selain itu, Shin Tae-yong masih memiliki beberapa opsi lain yang bisa menjadi solusi di lini belakang. Muhammad Ferarri, misalnya, adalah pemain yang juga dapat dipercaya untuk mengawal jantung pertahanan. Keduanya memiliki potensi besar dan kemampuan bertahan yang cukup tangguh, meski mungkin masih kurang pengalaman dibandingkan dengan Jordi Amat.

Di tengah krisis ini, satu nama lain yang selalu menjadi perbincangan adalah Elkan Baggott. Bek berusia 21 tahun ini sebelumnya sering diandalkan oleh Shin Tae-yong untuk memperkuat lini belakang Timnas Indonesia.

Namun, situasi menjadi rumit ketika Elkan Baggott tidak masuk dalam skuad Timnas Indonesia pada dua partai terakhir putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ketidakjelasan terkait kehadiran Elkan Baggott menjadi salah satu sorotan utama. Pemain yang memiliki postur tinggi ini sejatinya bisa menjadi solusi ideal untuk menggantikan peran Jordi Amat. Namun, absennya Elkan dalam laga-laga penting belakangan ini menimbulkan tanda tanya besar.

Shin Tae-yong sendiri tidak memberikan penjelasan rinci terkait alasan ketidakhadiran Baggott, hanya menegaskan bahwa masalah ini lebih baik langsung ditanyakan kepada sang pemain.

Ada spekulasi bahwa ketidakhadiran Elkan Baggott berkaitan dengan insiden sebelumnya ketika dia tidak memperkuat Timnas U-23 dalam play-off Olimpiade 2024 pada Mei 2024.

Hal ini menimbulkan dugaan bahwa mungkin ada ketidakpuasan dari pihak pelatih terhadap komitmen Elkan, meskipun belum ada konfirmasi resmi terkait hal ini.

Dalam situasi yang sulit ini, Shin Tae-yong harus segera menemukan solusi terbaik untuk mengatasi absennya dua pemain kunci di lini belakang. Dengan menghadapi lawan sekuat Arab Saudi di kandangnya, Timnas Indonesia harus tampil dengan kekuatan penuh dan pertahanan yang solid.

Ketidakpastian mengenai Elkan Baggott menambah beban di pundak pelatih, namun hal ini juga membuka kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitasnya.

Salah satu kemungkinan adalah memberikan kepercayaan penuh kepada Jay Idzes dan Rizky Ridho sebagai duet utama di jantung pertahanan. Keduanya telah membuktikan diri mampu tampil baik dalam beberapa laga terakhir, dan dengan latihan serta persiapan yang matang, mereka bisa menjadi tembok kukuh di lini belakang. Sementara itu, Muhammad Ferarri dapat disiapkan sebagai opsi cadangan, siap menggantikan jika diperlukan.

Shin Tae-yong juga perlu memikirkan strategi yang tepat dalam menghadapi Arab Saudi, mengingat lawan yang memiliki kemampuan serangan cepat dan teknik tinggi, pertahanan yang disiplin, dan taktik yang matang menjadi kunci.

Selain itu, penting bagi pelatih untuk memastikan komunikasi yang baik antara lini belakang dan lini tengah agar dapat menekan serangan lawan sejak awal.

Dalam situasi seperti ini, harapan tinggi dari publik sepak bola Indonesia menjadi tekanan tersendiri bagi Timnas Indonesia. Mereka diharapkan dapat memberikan hasil terbaik, meski menghadapi berbagai kendala. Ketiadaan Jordi Amat dan ketidakpastian Elkan Baggott tidak boleh dijadikan alasan untuk tampil di bawah performa. Justru, ini adalah saat yang tepat bagi pemain-pemain muda dan yang jarang mendapatkan kesempatan untuk membuktikan diri.

Selain itu, dukungan dari suporter juga sangat dibutuhkan dalam situasi ini. Meski pertandingan akan digelar di luar negeri, semangat dan doa dari seluruh rakyat Indonesia diharapkan dapat memberikan energi positif bagi skuad Garuda. Mereka harus yakin bahwa dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi, Timnas Indonesia dapat mengatasi semua rintangan yang ada.

Krisis yang dihadapi Timnas Indonesia dalam mencari pengganti Jordi Amat dan Elkan Baggott mungkin terlihat berat, namun dengan kerja keras dan strategi yang tepat, masalah ini bisa diatasi.

Shin Tae-yong sebagai pelatih harus mampu meramu taktik yang efektif dan memilih pemain yang tepat untuk menjaga pertahanan Timnas Indonesia tetap kukuh. Di tengah segala keterbatasan, skuad Garuda harus tetap terbang tinggi dan membawa harapan seluruh rakyat Indonesia ke panggung dunia.

EDITOR: Edi Yulianto