← Beranda
Menelusuri Jejak Nomor Punggung 10 di Persebaya Surabaya Era Liga 1, Dominasi Talenta Terbaik dari Amerika Latin
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 8 Agustus 2024 | 17.09 WIB
Robertino Pugliara jadi pemain pertama yang mengenakan nomor punggung 10 di Persebaya Surabaya sejak era Liga 1. (persebaya.id)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola terbesar di Indonesia, selalu memiliki pemain-pemain bintang yang mengenakan nomor punggung 10, sebuah nomor yang dianggap keramat di dunia sepak bola.

Pada musim 2024/2025, giliran Bruno Moreira, winger asal Brasil, yang akan mengenakan nomor ini, menggantikan nomor punggung 99 yang dia gunakan selama dua musim terakhir.

Bruno, yang juga merupakan top skor Green Force musim lalu, berharap nomor ini akan membawa keberuntungan dan menambah kontribusinya bagi tim musim ini.

Bruno mengaku dia sebenarnya sudah menginginkan nomor punggung 10 sejak pertama kali bergabung dengan Persebaya pada 2021. Namun, saat itu nomor tersebut masih dipakai oleh Taisei Marukawa, sehingga Bruno harus memilih nomor lain.

Dia kemudian memilih nomor 99. Ketika kembali memperkuat Persebaya pada musim 2023/2024, nomor 10 telah dipakai oleh Ze Valente, sehingga Bruno tetap menggunakan nomor 99.

”Rezekinya baru musim depan, saya bisa memakai nomor 10, nomor yang saya sukai dan ingin saya gunakan dalam pertandingan,” kata Bruno dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya.

Dia merasa bahwa mengenakan nomor 10 tidak menjadi beban, melainkan sebuah motivasi tambahan untuk meningkatkan kontribusinya bagi tim, baik dalam mencetak gol maupun memberikan assist.

Musim lalu, Bruno menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan oleh Green Force. Dia mencatatkan 31 pertandingan, mencetak 10 gol, dan memberikan 4 assist. Selain itu, dia juga berhasil membuat 28 shot dan 19 shot on target. Catatan ini menunjukkan betapa pentingnya peran Bruno dalam skuad Persebaya.

Nomor 10 memang dikenal sebagai nomor yang sangat spesial di dunia sepak bola. Biasanya, nomor ini dikenakan oleh pemain-pemain yang memiliki peran besar dalam tim, seperti playmaker, penyerang utama, atau bahkan kapten tim. Namun, ada juga beberapa pemain belakang yang mengenakan nomor ini, seperti Lothar Matthaus, legenda hidup Jerman.

Sejak era Liga 1, Persebaya Surabaya telah memiliki beberapa pemain berkualitas yang pernah menggunakan nomor punggung 10. Berikut adalah data pemain yang pernah mengenakan nomor tersebut berdasarkan catatan Transfermarkt:

Bruno Moreira (2024/2025 - sekarang)

Ze Valente (2022/2023 - 2023/2024)

Higor Vidal (2021/2022 - 2022/2023)

Taisei Marukawa (2021/2022)

Makan Konate (2019/2020)

Damian Lizio (2018/2019)

Robertino Pugliara (2017/2018)

Deretan nama-nama di atas menunjukkan nomor 10 di Persebaya Surabaya memang didominasi oleh pemain-pemain asal Amerika Latin. Nama-nama seperti Bruno Moreira, Higor Vidal, Damian Lizio, dan Robertino Pugliara menunjukkan bahwa Persebaya selalu memilih pemain dengan kualitas tinggi untuk mengenakan nomor ini.

Bruno Moreira, yang kini menjadi pemilik nomor 10, berharap dapat mengikuti jejak pendahulunya yang sukses. Sebagai pemain asal Brasil, ia memiliki gaya bermain yang khas, penuh skill dan kreativitas, yang sangat dibutuhkan oleh Persebaya untuk bersaing di Liga 1 Indonesia.

Dia ingin membuktikan bahwa dirinya pantas mengenakan nomor keramat tersebut dan membawa Persebaya meraih prestasi terbaik.

Dalam sejarahnya, nomor 10 selalu menjadi simbol pemain bintang di Persebaya. Ze Valente, yang mengenakan nomor ini sebelum Bruno, juga merupakan pemain yang sangat berpengaruh.

Selama dua musim membela Persebaya, pemain asal Portugal itu memberikan kontribusi besar baik dalam mencetak gol maupun assist. Penampilannya yang konsisten membuatnya menjadi salah satu pemain favorit Bonek, sebutan untuk suporter Persebaya.

Sebelum Ze Valente, ada Higor Vidal yang mengenakan nomor 10. Pemain asal Brasil ini juga menunjukkan performa yang impresif selama membela Persebaya. Kreativitas dan skill individunya sering kali menjadi kunci dalam membongkar pertahanan lawan.

Higor Vidal menjadi salah satu pemain penting dalam skuad Persebaya dan selalu memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.

Taisei Marukawa, pemain asal Jepang, juga pernah mengenakan nomor 10 di Persebaya. Meskipun hanya semusim, Marukawa berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai playmaker.

Kecepatannya dalam mengolah bola dan visi bermainnya membuatnya menjadi salah satu pemain yang ditakuti oleh lawan. Setelah meninggalkan Persebaya, Marukawa tetap dikenang sebagai salah satu pemilik nomor 10 terbaik di era Liga 1.

Makan Konate, gelandang serang asal Mali, juga pernah memakai nomor 10 di Persebaya. Keberadaannya di lini tengah membuat permainan Persebaya menjadi lebih hidup.

Kemampuan Konate dalam mencetak gol dari lini kedua menjadi ancaman tersendiri bagi lawan. Kepemimpinannya di lapangan juga membuatnya dihormati oleh rekan-rekan setim dan suporter.

Damian Lizio, pemain asal Bolivia, juga termasuk dalam daftar pemain nomor 10 di Persebaya. Meskipun tidak terlalu lama membela Green Force, Lizio tetap memberikan kontribusi yang signifikan. Keahliannya dalam mengatur serangan dan memberikan assist membuatnya menjadi pemain yang diandalkan oleh pelatih.

Robertino Pugliara, pemain asal Argentina, menjadi salah satu pemain pertama yang mengenakan nomor 10 di era Liga 1. Pugliara dikenal dengan visi bermainnya yang tajam dan kemampuan mengontrol permainan di lini tengah.

Selama membela Persebaya, dia berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai pemain berkelas dan selalu memberikan yang terbaik bersama Green Force.

Deretan nama-nama tersebut menunjukkan bahwa nomor 10 di Persebaya Surabaya selalu dikenakan oleh pemain-pemain berkualitas, terutama dari Amerika Latin.

Dominasi pemain asal Amerika Latin dalam mengenakan nomor ini menunjukkan Persebaya selalu mengandalkan kreativitas dan skill tinggi dari pemain-pemain tersebut untuk membawa tim meraih kemenangan.

Bruno Moreira, sebagai pemilik nomor 10 yang terbaru, memiliki tanggung jawab besar untuk meneruskan tradisi kesuksesan ini. Dia harus membuktikan bahwa dirinya layak mengenakan nomor keramat tersebut dan memberikan kontribusi maksimal bagi tim.

Dengan pengalaman dan skill yang dimilikinya, Bruno diharapkan mampu membawa Persebaya meraih prestasi terbaik di Liga 1 Indonesia musim ini.

Optimisme tinggi yang ditunjukkan oleh Bruno Moreira menjelang laga perdana melawan PSS Sleman memberikan harapan besar bagi para pendukung Persebaya.

Mereka berharap bahwa dengan nomor 10 yang dikenakan oleh Bruno, tim kesayangan mereka akan tampil lebih baik dan meraih hasil yang memuaskan.

Dukungan penuh dari Bonek juga menjadi motivasi tambahan bagi Bruno dan rekan-rekannya untuk memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.

Dengan persiapan yang matang, strategi yang tepat, dan semangat juang yang tinggi, Persebaya Surabaya siap menghadapi tantangan di Liga 1 Indonesia 2024/2025.

Nomor 10 yang dikenakan oleh Bruno Moreira menjadi simbol harapan dan keyakinan bahwa tim ini mampu meraih prestasi gemilang di musim ini. Semoga perjalanan Persebaya di Liga 1 penuh dengan kesuksesan dan kebanggaan.

EDITOR: Edi Yulianto