Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Februari 2026 | 16.20 WIB

4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Persib Bandung Tuai Pro Kontra, Bojan Hodak: Wajar!

Dion Markx memberikan jawaban alasan di balik keputusannya bergabung dengan Persib Bandung. (Dok. Persib) - Image

Dion Markx memberikan jawaban alasan di balik keputusannya bergabung dengan Persib Bandung. (Dok. Persib)

JawaPos.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak menanggapi pro dan kontra kehadiran pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Super League. Khususnya dalam timnya, di mana ada empat pesepak bola diaspora yang memperkuat Pangeran Biru.

Empat pemain yang dimaksud adalah Thom Haye, Eliano Reijnders, Dion Markx, dan Marc Klok. Tiga nama pertama baru didatangkan pada musim 2025/2026.

Kehadiran para pemain naturalisasi itu menuai perdebatan di kalangan penggemar. Sebab, masyarakat dan penggemar Garuda sejak awal mengharapkan para pesepak bola kelahiran Belanda tersebut bisa terus berkarier di luar negeri, terutama Eropa demi Timnas Indonesia.

Bojan Hodak selaku pelatih Persib, menanggapi pandangan tersebut. Menurutnya, sesuatu yang wajar mereka berkarier di Liga Indonesia karena memang tak dapat kontrak di Eropa. Nyatanya, mereka kini berkarier di Liga Indonesia.

Selain Persib, klub lain yang juga punya pemain naturalisasi adalah Persija Jakarta dengan Shayne Pattynama, Jordi Amat, dan Mauro Zijlstra. Lalu Dewa United Banten FC dengan Rafael Struick dan Ivar Jenner, serta Bali Uniter FC dengan Jens Raven.

Menurut Hodak, para pemain naturalisasi tersebut memberikan dampak positif. Yakni meningkatkan kualitas kompetisi Liga Indonesia dan juga tim yang diperkuat oleh mereka.

"Lihat, pemain naturalisasi ini, mungkin PSSI yang memilih mereka, mereka memiliki akar Indonesia. Jadi wajar jika mereka bisa bermain untuk Indonesia," ucap Bojan Hodak di Bandung, Kamis (5/2).

"Ini aturan internasional. Tapi PSSI memilih yang terbaik, jadi mereka bisa dan sudah banyak meningkatkan Tim Nasional. Beberapa dari mereka yang tidak mendapatkan kontrak di Eropa, kita mendapatkannya. Mereka juga dapat meningkatkan level sepak bola di liga di sini. Jadi semua bisa melihatnya," tambahnya.

Bojan Hodak memberikan contoh paling sederhana dan terbukti adalah Persib Bandung. Pangeran Biru kini menurutnya lebih baik dengan kehadiran pemain naturalisasi.

Hal itu terlihat pada pencapaian Persib di kompetisi Asia. Pada musim lalu, Pangeran Biru jadi juru kunci grup AFC Champiobs League Two. Sementara musim ini, mereka jadi juara grup dan maju ke babak 16 besar.

Karena itu, Hodak menilai kehadiran para pemain naturalisasi tak buruk. Tapi juga memberikan manfaat dan dampak bagus untuk sepak bola Indonesia.

"Saya beri contoh, Anda bisa melihat bahwa tahun lalu kita tidak bisa berbuat banyak di AFC. Kita berada di dasar klasemen. Tahun ini kita berada di puncak klasemen," jelas dia.

"Jelas pemain naturalisasi membantu hal itu. Dan juga kualitas liga. Sekarang jauh lebih baik. Jadi saya pikir jelas pemain naturalisasi ini meningkatkan kualitas liga," imbuhnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore