
Gali Freitas selalu jadi alternatif pencetak gol jika Bruno Moreira mengalami kebuntuan. (Persebaya)
JawaPos.com — Distribusi gol Persebaya Surabaya cukup merata di Super League 2025/2026 menjadi bukti konkret kekuatan kolektif Green Force musim ini. Hingga pekan ke-18, total 26 gol Persebaya Surabaya lahir dari 10 pemain berbeda, menegaskan Green Force bukan tim yang hidup dari satu nama saja.
Kondisi ini menjadi modal penting jelang laga pekan ke-19 Super League 2025/2026 menghadapi Dewa United. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (1/2/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Variasi pencetak gol membuat Persebaya Surabaya sulit ditebak lawan. Ancaman bisa datang dari berbagai lini, mulai penyerang, gelandang, hingga pemain bertahan yang aktif membantu serangan.
Bruno saat ini memimpin daftar top skor internal Persebaya Surabaya dengan koleksi tujuh gol. Menariknya, tiga dari tujuh gol tersebut berasal dari titik penalti, sementara empat lainnya tercipta dari situasi open play.
Di bawah Bruno, ada Paulo Gali yang tampil konsisten sebagai ancaman utama dari permainan terbuka. Pemain ini mencetak lima gol dan seluruhnya lahir murni dari skema open play tanpa penalti.
Kontribusi besar juga datang dari Francisco Rivera yang telah mengoleksi empat gol. Gelandang kreatif ini menjadi penghubung penting antar lini sekaligus sumber kreativitas dalam membongkar pertahanan lawan.
Nama Mihailo Perovic tak bisa dilewatkan dalam daftar pencetak gol Persebaya Surabaya. Striker asing tersebut menyumbang tiga gol dan kerap menjadi pemantul serangan serta pembuka ruang bagi rekan setimnya.
Dari sektor pertahanan, Leo Lelis mencatatkan dua gol yang semuanya tercipta dari situasi permainan terbuka. Kehadirannya memberi dimensi tambahan dalam serangan, terutama saat situasi bola mati dan overlap dari lini belakang.
Sementara itu, lima pemain lain masing-masing menyumbang satu gol. Mereka adalah Arief Catur, Bruno Paraiba, Malik Risaldi, Rachmat Irianto, dan Risto Mitrevski yang turut memperkaya opsi serangan Persebaya Surabaya.
Sebaran gol ini menegaskan Persebaya Surabaya bukan tim dengan ketergantungan pada satu pemain saja. Pola tersebut menunjukkan sistem permainan berjalan efektif dan setiap pemain memahami perannya di lapangan.
Kondisi ini tentu memberi keuntungan besar bagi pelatih Bernardo Tavares. Dengan banyak opsi pencetak gol, strategi bisa lebih fleksibel sesuai kebutuhan pertandingan.
Menjelang duel melawan Dewa United, Persebaya Surabaya terus mematangkan persiapan. Latihan difokuskan pada pemulihan fisik karena beberapa pemain belum berada dalam kondisi optimal pascapertandingan sebelumnya.
Bernardo Tavares menjelaskan intensitas latihan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pemain. Pemain yang belum sepenuhnya pulih mendapat porsi latihan lebih tinggi, namun tetap dalam pengawasan tim pelatih.
Selain pemulihan, aspek transisi menyerang dan bertahan menjadi menu utama latihan. Materi ini dipilih untuk mengantisipasi karakter permainan Dewa United yang dikenal agresif dan cepat dalam perubahan tempo.
Organisasi permainan, baik saat bertahan maupun menyerang, juga menjadi perhatian serius. Waktu persiapan yang terbatas membuat setiap sesi latihan dimaksimalkan untuk menyatukan visi bermain tim.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
