Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Januari 2026 | 17.01 WIB

Dejan Tumbas Dikabarkan Makin Dekat ke Persis Solo! Usai Dicoret Bernardo Tavares dari Persebaya Surabaya

Dejan Tumbas masuk dalam enam pemain yang dicoret dari skuad Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya) - Image

Dejan Tumbas masuk dalam enam pemain yang dicoret dari skuad Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com - Kabar terbaru dari Dejan Tumbas, pemain ini dirumorkan makin dekat ke Persis Solo setelah namanya resmi dicoret dari skuad Persebaya Surabaya untuk putaran kedua Super League 2025/2026. Pemain asal Serbia itu tak lagi masuk rencana pelatih Bernardo Tavares dan kini berstatus tanpa klub.

Kabar merapatnya Dejan Tumbas ke Persis Solo mencuat setelah Transfermarkt menyebut namanya sebagai salah satu pemain yang berpotensi menyeberang ke Surakarta.

“Nama Dejan Tumbas mencuat sebagai salah satu pemain yang bakal menyeberang ke Persis Solo usai dilepas dan tak lagi masuk rencana Persebaya Surabaya,” tulis Transfermarkt.

Keputusan melepas Dejan Tumbas menjadi bagian dari langkah besar Persebaya Surabaya merombak skuad jelang paruh musim. Green Force secara resmi mencoret enam pemain demi menghadapi kerasnya persaingan Super League 2025/2026.

Persebaya menyampaikan pengumuman itu secara terbuka melalui pernyataan resmi klub.

“Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario, tidak lagi menjadi bagian skuad Persebaya di putaran kedua BRI Super League 2025/ 2026. Persebaya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan selama ini bersama Green Force,” tulis Persebaya Surabaya.

Dari enam nama yang dilepas, Dejan Tumbas menjadi salah satu pemain dengan nilai pasar cukup tinggi.

Berdasarkan data yang ada, harga pasaran Dejan Tumbas mencapai Rp 3,48 miliar.
Sementara itu, Diego Mauricio memiliki nilai pasar Rp 3,91 miliar, Dime Dimov Rp 6,08 miliar, Rizky Dwi Pangestu Rp 1,30 miliar, Kadek Raditya Rp 2,61 miliar, dan Rendy Oscario Rp 1,30 miliar.

Total nilai pasar enam pemain yang dicoret itu menyentuh angka Rp 18,68 miliar.

Langkah Bernardo Tavares merombak skuad tak lepas dari visinya membangun tim yang sesuai dengan gaya bermainnya. Pelatih asal Portugal itu menegaskan pentingnya kompetisi sehat di setiap lini.

Menurut Bernardo Tavares, tim kuat lahir dari persaingan internal yang seimbang dan berkualitas.

“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat,” jelasnya.

Ia juga menekankan kebutuhan variasi karakter pemain di dalam tim.

“Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” lanjut Bernardo Tavares.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore