Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Desember 2025, 14.07 WIB

Wonderkid Timnas Indonesia Mathew Baker Punya Kans Berkarir di Eropa

Bek Timnas Indonesia U-17 Mathew Baker.(Dok. Mathew Baker)  - Image

Bek Timnas Indonesia U-17 Mathew Baker.(Dok. Mathew Baker) 

JawaPos.com-Mathew Baker menjadi salah satu talenta muda berbakat yang dimiliki Indonesia saat ini. Pemain berdarah Indonesia-Australia itu bisa dianggap sebagai wonderkid yang punya kans besar untuk berkarir di Eropa, termasuk bertabung dengan Manchester City suatu saat nanti. 

Kemungkinan itu dibocorkan laman penyaji data dan statistik sepak bola dunia Transfermarkt dalam laporan pada Kamis (4/12). Mathew Baker: Bintang Indonesia dari Melbourne City mungkin akan segera menuju Eropa.

Dalam laporannya, Transfermarkt menyoroti Mathew Baker yang menolak bergabung dengan timnas kelompok usia Australia dan lebih memilih Timas Indonesia dari U-16 dan U-17. Pemain kelahiran 13 Mei 2009 itu memang bisa memilih dalam membela tim nasional kedua negara karena punya ibu yang berkebangsaan Indonesia dan ayah berkebangsaan Australia.

Transfermarkt turut menyoroti performa Baker saat memilih Timnas Indonesia. Termasuk saat sang pemain ikut serta dalam Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, yang berhasil meraih satu kemenangan atas Honduras meski kalah dari Brasil dan Zambia. 

"Di turnamen tersebut, dia menunjukkan fleksibilitasnya, bermain di posisi bek kiri dan bek tengah. Pemain kidal ini tidak pernah absen satu menit pun," tulis Transfermarkt, dipetik Sabtu (6/12).

Di level klub, Mathew Baker saat ini sudah menandatangani kontrak profesional dengan Melbourne City hingga 2028. Dia juga sudah tampil di Piala Australia melawan APIA Leichhardt (0-2). 

Kini Mathew Baker tinggal menunggu debutnya di A-League, di mana dia telah dua kali masuk dalam skuad untuk Liga Champions AFC.

"Mathew adalah talenta muda yang menjanjikan, dan kami senang ia telah memutuskan untuk berkomitmen pada masa depannya di klub ini," ujar direktur olahraga Melbourne City Michael Petrillo dalam perpanjangan kontrak.

"Penampilannya di tim junior musim ini dan ketenangan yang ia tunjukkan dalam debutnya di Piala Australia menggarisbawahi kualitasnya, yang kami yakini akan membawanya ke karier yang panjang dan sukses di City," tambah dia.

Situasi ini, menurut Transfermarkt bisa jadi jalan emas Mathew Baker menuju Eropa. Sebab Melbourne City adalah bagian dari City Football Group, sebuah konglomerat klub yang beranggotakan 13 tim, dengan Manchester City sebagai tim paling tinggi.

"The Citizens membeli pemain-pemain berbakat seperti Vitor Reis, Yan Couto, atau Aleix García dan meminjamkan mereka di dalam City Football Group untuk menjamin mereka mendapatkan waktu bermain," tulis lagi Transfermarkt.

"Dalam sepuluh musim terakhir, telah terjadi 16 peminjaman dari Manchester City ke klub mitra Girona. Melbourne City bergabung dengan grup ini pada 2014, dan sejak itu, Daniel Arzani dan Aaron Mooy telah pindah ke Manchester, sementara Luke Brattan dan Antony Cáceres telah pindah ke Australia," tambah laporan tersebut.

Melbourne City, disebut Transfermarkt, memiliki misi penting berupa membina pemain muda. Dengan usia rata-rata 23,2 tahun, tim asal Australia tersebut memiliki skuad termuda di A-League. 

"Fondasi dari semuanya adalah Program Sekolah Sepak Bola City, yang menyediakan pelatihan profesional bagi anak-anak berusia antara lima dan 14 tahun di berbagai lokasi. Baker bergabung dengan program tersebut pada tahun 2021, dan program tersebut membantunya mendapatkan tempat di akademi," demikian laporan Transfermarkt.

Kepala Akademi Melbourne City, Simon Zappia juga sempat memuji perkembangan Mathew Baker. Dia menyebut sang bek memiliki komitmen dan etos kerja luar biasa sehingga perkembangannya sangat pesat di akademi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore