Ernando Ari jadi juru selamat Persebaya Surabaya saat membawa pulang satu poin kala bertemu PSBS Biak di Super League. (X/@Persebayaupdate)
JawaPos.com-Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari, bermain gemilang saat timnya bertandang ke markas sementara PSBS Biak, Stadion Maguwoharjo Sleman. Meski hanya bermain imbang, namun sejumlah penyelamatan yang ia lakukan berhasil membuat gawang Green Force tetap clean sheet.
Laga yang berakhir imbang 0-0 tersebut sebenarnya tidak ideal bagi Persebaya, karena mereka harus kehilangan dua pemain yaitu Leo Lelis dan Mikael Tata karena diganjar kartu merah.
Bermain dengan sembilan pemain tentunya membuat Persebaya berpotensi kalah, meski salah satu pemain PSBS kemudian juga terkena kartu merah. Namun, kematangan Ernando Ari di bawah mistar membuat gawang timnya selamat dari kebobolan.
Pasca pertandingan, Nando, sapaan akrabnya mengakui bahwa ada dua kekecewaan yang ia rasakan sepanjang laga berlangsung, yaitu gagal menang dan keputusan wasit.
"Kita tentu kecewa terhadap keputusan wasit, tapi apalah artinya itu. Dan juga kecewa dengan hasil (gagal menang). Jadi kita akan berusaha memperbaiki diri untuk pertandingan mendatang," ungkap kiper Timnas Indonesia itu seperti dikutip dari akun Instagram I-League.
Nando beserta seluruh rekan setim dan pelatih memang layak kecewa dengan hasil ini, karena belum berhasil kembali ke jalur kemenangan pasca takluk dari Persija akhir pekan lalu.
"Ya, sebenarnya target kita datang ke sini bukan hanya imbang ya, tetapi kita sudah bekerja keras, dan kita ingin lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya," ujarnya lagi.
Kiper asli binaan Persebaya Junior ini juga mengakui bahwa Eduardo Perez menginstruksikan pemainnya tetap kompak meski kalah dalam jumlah pemain, dan seluruh skuad bisa menerapkannya di lapangan.
"Pelatih memang menginstruksikan kita untuk tetap kompak dan terus berjuang, karena jika tidak, kita bisa kebobolan dari sisi manapun. Pada akhirnya kita bersyukur bisa meraih satu poin," tuturnya.
Karena kalah jumlah pemain, PSBS Biak bisa leluasa membombardir pertahanan Green Force. Mengutip statistik dari Liga 1 Match, tuan rumah melepaskan 10 tendangan ke arah gawang.
Itu berarti, Ernando Ari sukses melakukan 10 penyelamatan, meskipun tidak seluruh jumlah tersebut merupakan tendangan yang sangat berbahaya dan berpotensi gol. Tak heran jika ia pun dinobatkan sebagai Man of The Match pada pertandingan itu. (*)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
