Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Juli 2025 | 20.59 WIB

Dirut I League Buka-bukaan soal Regulasi 11 Pemain Asing, Nilai Tak Terlalu Merugikan Talenta Lokal

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) atau I League, memberikan penjelasan terkait regulasi pemain asing yang berubah jadi 11. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Direktur Utama I League, nama baru PT Liga Indonesia Baru, Ferry Paulus memberikan penjelasan terkait regulasi kuota 11 pemain asing untuk Super League 2025/2026. Dia menilai perubahan aturan itu tak terlalu merugikan pemain lokal.

I League telah menetapkan perubahan regulasi pilar asing menjadi 11 pemain. Dari jumlah yang didaftarkan itu, hanya boleh delapan pemain saja yang masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP), tapi bisa bermain bersama di lapangan.

Ferry menjelaskan, perubahan aturan baru itu telah dibahas dengan seluruh pemilik klub Super League dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Senin (7/7).

"Regulasi tadi sudah dikomunikasikan sama semua pemilik klub, pemegang saham agak lumayan keras tadi, jadi musim depan pemain asing adalah 8 yang main," tutur Ferry Paulus.

"Kemudian di DSP tetap 8, tetapi klub boleh mendaftarkan menjadi 11. Jadi 8 yang main, 8 di DSP, tapi boleh mendaftarkan 11," tambahnya.

Ferry menambahkan, regulasi 11 pemain asing itu tidak wajib. Klub masih boleh bila hanya ingin mendaftarkan sebelas nama saja ke PT LIB untuk mengarungi musim.

"Kalau klub hanya mau mendaftarkan 8 ya enggak apa-apa. Intinya bahwa regulasi ini akan terus menjadi regulasi, mudah-mudahan terus tetap dan gak bergeser lagi," terang dia.

"Jadi untuk pemain yang 8 asing tadi, jika ingin digantikan enggak bisa digantikan sama pemain asing lagi, tapi digantikan oleh pemain lokal," imbuh Ferry Paulus.

Pada Liga 1 2024/2025, regulasi pemain asing hanya delapan pemain. Itu pun yang boleh bermain di lapangan hanya enam, artinya ada dua pemain yang harus memulai laga dari bangku cadangan.

Ferry juga mengatakan, penambahan kuota jadi 8 pemain asing dalam bermain bersama dan menjadi 11 nama yang boleh didaftarkan sudah diputuskan dengan matang-matang.

Salah satu pertimbangannya ada klub yang ingin delapan pemain boleh dimainkan semua. Kemudian tambahan tiga nama lagi bertujuan agar tim kontestan Super League seperti Persib Bandung dan Dewa United FC bisa bersaing di kompetisi Asia juga.

"Memang kemarin kalau kita melihat regulasi yang lalu itu kan 6-8. 6 yang main yang didaftarkan 8. Nah, klub-klub rasa bahwa seperti tanda petik jadi nanggung gitu," ucap Ferry.

"Nah, apalagi kita punya keinginan, tanpa mengesampingkan pemain lokal yang ada, bahwa kita sangat perlu untuk bisa juga bersaing di Asia. Ya, oleh karena itu pendaftarannya boleh 11," kata dia menambahkan.

Eks bos Persija Jakarta itu kemudian mengatakan, perubahan aturan pemain asing ini diyakini tak akan terlalu banyak berpengaruh pada pemain lokal. Keyakinan Ferry berlandaskan langkah tim-tim dalam menerapkan pilar asing pada musim lalu.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore