Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta tengah buru pelatih kepala untuk musim depan. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Bursa pelatih kepala untuk Liga 1 musim depan mulai memanas, khususnya di dua klub legendaris, Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta. Kedua tim besar ini tengah berada dalam pusaran rumor panas menjelang akhir musim 2024/2025.
Nama-nama asing kini mulai dikaitkan dengan dua tim sarat sejarah ini, satu dari Spanyol dan satu lagi dari Brasil. Bonek dan Jakmania pun dibuat penasaran dengan sosok yang akan menukangi klub kebanggaan mereka.
Persebaya Surabaya menjadi yang paling santer dibicarakan, menyusul isu kepergian Paul Munster dari kursi pelatih kepala.
Meski belum ada pengumuman resmi, tanda-tanda berakhirnya kerja sama itu kian jelas seiring dengan performa tim yang inkonsisten.
Kini, nama Pep Munoz mencuat sebagai kandidat terkuat untuk menjadi arsitek baru Green Force musim depan. Sosok pelatih asal Spanyol ini disebut-sebut tengah masuk dalam radar manajemen Persebaya Surabaya.
Informasi tersebut pertama kali dibocorkan oleh akun Instagram sepak bola nasional, @transfernews_ft1 pada Selasa (20/5/2025).
Dalam unggahannya, disebutkan Pep Munoz yang kini menukangi klub Liga Kamboja, Svay Rieng, tengah diincar Persebaya Surabaya.
"BREAKING NEWS Pelatih asing asal Spanyol, Jose Munoz atau biasa dikenal Pep Munoz (Spanyol/45) dikaitkan dengan salah satu tim Liga 1 Indonesia. Pep Munoz sebelumnya melatih Svay Rieng Cambodia (1tier)," tulis @transfernews_ft1, Selasa (20/5/2025).
Pelatih berusia 45 tahun itu dikenal sebagai juru taktik berpengalaman dengan lisensi Pro UEFA dan formasi andalan 4-3-3 menyerang.
Kontraknya yang akan segera habis di akhir musim 2024/2025 membuat peluang Persebaya Surabaya mengamankan jasanya terbuka lebar.
Catatan statistik Pep Munoz pun cukup mengesankan dengan 75 laga, 56 kemenangan, 7 imbang, dan hanya 12 kekalahan. Ia mencatatkan rata-rata 2,33 poin per pertandingan dengan total 206 gol dan hanya kebobolan 83 kali.
Latar belakang pria asal Terrassa, Spanyol itu juga menunjukkan ia terbiasa membangun tim dengan karakter menyerang.
Rata-rata durasi kariernya sebagai pelatih mencapai 2,52 tahun, menunjukkan stabilitas dalam menangani tim.
Sementara itu, Persija Jakarta juga tengah bersiap menyambut musim baru setelah resmi berpisah dengan Carlos Pena sejak pekan ke-31 lalu.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
