Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Mei 2025 | 15.27 WIB

Panpel Arema FC Akui Kecolongan dalam Pengamanan, Minta Maaf Bus Persik Kediri Jadi Sasaran Pelemparan Batu Suporter

Panitia pelaksana Arema FC meminta maaf atas kejadian yang menimpa bus Persik Kediri. (Dok. AremaFC) - Image

Panitia pelaksana Arema FC meminta maaf atas kejadian yang menimpa bus Persik Kediri. (Dok. AremaFC)

JawaPos.com - Arema FC buka suara perihal terjadinya insiden pelemparan batu terhadap bus Persik Kediri saat hendak meninggalkan Stadion Kanjuruhan, Minggu (11/5) malam.

Panitia penyelenggara dan petugas keamanan Singo Edan mengakui mereka kecolongan sehingga ada oknum suporter yang melakukan hal tersebut.

Insiden pelemparan batu terhadap bus Persik Kediri terjadi tepat setelah Macan Putih -julukan Persik- berhasil meraih kemenangan penting atas Arema FC, pada Minggu (11/5) malam. Pasukan Divaldo Alves menang telak 3-0 atas kubu tuan rumah.

Kejadian itu terjadi di area luar Stadion Kanjuruhan, saat bus Persik Kediri keluar venue menuju Kota Malang. Akibatnya, kaca bus pecah dan bahkan memakan korban.

Setidaknya ada dua korban luka akibat pelemparan batu oleh oknum suporter Arema FC. Yakni pelatih Persik Divaldo Alves dan asistennya Antonio Claudio.

"Kami sangat menyesalkan dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada tim Persik Kediri atas kejadian yang tidak terpuji ini," ujar Ketua LOC sekaligus Panpel Arema, Erwin Hardiyono, dipetik dari laman resmi klub, Senin (12/5).

Panpel Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan pihak kepolisian pun berjanji akan terus melakukan evaluasi. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi potensi kerawanan dan meningkatkan langkah-langkah pencegahan pada laga-laga kandang Arema FC mendatang.

Selain itu, panpel Arema FC juga menegaskan pihaknya akan melakukan sosialisasi lebih intensif mengenai perlunya menjunjung tinggi sportivitas dan fair play selama memberikan dukungan.

"Terlepas dari apapun hasil pertandingan, baik di dalam maupun di luar stadion," kata Erwin.

"Saat ini, pihak keamanan tengah fokus melakukan pengejaran terhadap pelaku pelemparan," imbuhnya.

Sementara itu, Bram Hady Sulthon selaku Security Officer Arema FC, mengatakan bahwa pihaknya dan Presidium Aremania Utas sebenarnya telah melakukan antisipasi dengan turut melakukan pengawalan terhadap bus tim tamu, bekerja sama dengan pihak kepolisian.

Namun, pihaknya tetap kecolongan karena ada oknum suporter yang tidak bertanggung jawab tersebut melakukan tindakan pelemparan di jalanan. Sehingga bus Persik Kediri jadi sasaran dan akhirnya memakan korban.

"Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah hal ini terjadi dengan melakukan pengawalan. Namun, ada oknum yang melakukan tindakan tidak bertanggung jawab di luar kendali kami," ucap Bram.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore