Ilustrasi sepak bola.
JawaPos.com - Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah penyelenggaraan SEA Games, cabang olahraga sepak bola, baik putra maupun putri, akan menerapkan sistem tiga grup pada edisi 2025. Format baru ini menggantikan sistem dua grup yang telah menjadi standar sejak turnamen pertama kali diadakan.
Dalam turnamen sepak bola putra yang diikuti 11 tim, format akan membaginya ke dalam dua grup yang masing-masing berisi empat tim, dan satu grup berisi tiga tim. Jika pada akhirnya hanya ada 10 peserta, maka pembagian akan berubah menjadi dua grup berisi tiga tim dan satu grup berisi empat tim. Semua grup akan menggunakan sistem round-robin atau kompetisi penuh. Tiga tim juara grup serta satu runner-up terbaik akan melaju ke babak semifinal.
Untuk kategori putri, diperkirakan akan ada sembilan tim peserta. Format tiga grup juga direncanakan untuk diterapkan. Namun, jika ada pengurangan jumlah peserta, maka sistem dua grup bisa kembali digunakan, tergantung pada kebijakan dari pihak penyelenggara.
Penempatan tim dalam grup akan mengacu pada hasil SEA Games 2023 di Kamboja. Thailand sebagai tuan rumah akan otomatis ditempatkan di Grup A yang terdiri dari jumlah tim paling sedikit. Sementara di sepak bola putra, Indonesia sebagai peraih emas, dan Vietnam sebagai peraih perunggu, dipastikan menjadi tim unggulan. Sedangkan untuk tim putri, Vietnam yang merupakan juara bertahan tetap menjadi unggulan utama terlepas dari format yang digunakan.
Perubahan ini dinilai sebagai langkah revolusioner dalam sejarah sepak bola SEA Games yang sudah bergulir sejak 1959 untuk kategori putra dan 1985 untuk kategori putri. Keputusan perubahan ini sudah dibahas sejak Januari 2025. Salah satu pertimbangan utamanya adalah beban fisik pemain akibat jadwal padat—yakni pertandingan setiap dua hingga tiga hari.
Dalam perencanaannya, Otoritas Olahraga Thailand (SAT) bersama Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) mempertimbangkan dua opsi: meningkatkan kuota pemain dari 20 menjadi 23, atau menambah jumlah grup. Akhirnya, opsi kedua dipilih karena dianggap lebih mampu memberikan jeda istirahat yang lebih ideal tanpa menambah jumlah pemain.
Format baru ini masih menunggu persetujuan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), namun media lokal seperti Siam Sports memperkirakan tidak akan ada hambatan berarti.
SEA Games 2025 sendiri akan diselenggarakan pada 9 hingga 20 Desember, dengan cabang sepak bola mencakup empat kategori: sepak bola putra, sepak bola putri, futsal putra, dan futsal putri. Thailand selaku tuan rumah menargetkan raihan maksimal, yaitu menyapu bersih seluruh medali emas.
Pertandingan sepak bola putra akan digelar di tiga lokasi: Bangkok, Chonburi, dan Songkhla. Untuk babak semifinal dan final akan terpusat di Bangkok.
Sesuai dengan kebijakan tuan rumah, kategori putra SEA Games 2025 hanya akan diikuti oleh pemain U-22 atau mereka yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2003. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung pembinaan jangka panjang dan memberikan lebih banyak kesempatan bagi pemain muda, sekaligus menciptakan kompetisi yang lebih setara.
Sejak 2001, SEA Games memang menerapkan aturan kelompok umur U-23, yang kemudian diubah menjadi U-22 pada 2017 untuk menyelaraskan dengan format AFC. Vietnam sempat memanfaatkan aturan pemain senior pada edisi 2019 dan 2022 dan keluar sebagai juara. Namun saat peraturan kembali ke U-22 pada 2023, Indonesia berhasil meraih emas setelah menaklukkan Thailand dengan skor 5-2 di babak tambahan. Vietnam merebut perunggu usai menumbangkan Myanmar 3-1.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
