Jersey hijau Persebaya Surabaya membawa tuah di Liga 1 Indonesia 2024/2025 musim ini. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus menjaga tren positif di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kemenangan atas Madura United dengan skor tipis 1-0 menjadi bukti Green Force semakin solid di bawah asuhan Paul Munster.
Tak hanya soal taktik dan semangat juang, jersey hijau ikonik Persebaya Surabaya turut mencuri perhatian musim ini.
Warna kebesaran Green Force itu menjadi saksi perjuangan meraih 31 poin dari total 15 laga berdasarkan data dari Instagram @bononekat.media.
GRAFIS JERSEY
Grafis sumbangan poin jersey Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025 musim ini.
Jersey hijau seakan menjadi jimat keberuntungan bagi tim kebanggaan Bonek. Dipakai sebanyak 15 kali, Persebaya Surabaya sukses menang 9 kali, imbang 4 kali, dan hanya 2 kali kalah.
Dengan torehan itu, jersey hijau mengoleksi 31 poin, tertinggi dibanding warna lain yang pernah dipakai musim ini. Statistik ini menunjukkan kekuatan tersendiri saat Green Force tampil dengan warna identitasnya.
Sebagai perbandingan, jersey merah yang juga cukup sering digunakan hanya mencatatkan 12 poin. Dari 7 pertandingan dengan seragam merah, Persebaya Surabaya menang 4 kali dan kalah 3 kali tanpa hasil imbang.
Sementara jersey putih yang sempat menghiasi laga tandang Green Force hanya menghasilkan 6 poin. Dari 5 penampilan, tim mencatat 1 kemenangan, 3 imbang, dan 1 kekalahan.
Sedangkan jersey kuning menjadi opsi paling jarang, hanya dua kali digunakan sepanjang musim ini. Hasilnya pun lumayan, dengan 1 kemenangan dan 1 kekalahan yang menghasilkan 3 poin.
Kuatnya performa dengan jersey hijau tentu tak lepas dari semangat identitas klub yang terpatri di dalamnya. Jersey ini bukan sekadar pakaian bertanding, tapi simbol kebanggaan dan loyalitas Bonek serta pemain.
Kemenangan atas Madura United menjadi penegas Green Force belum tersentuh kekalahan dalam lima pertandingan terakhir. Hasil itu membuat Persebaya Surabaya kian nyaman bersaing di papan atas klasemen sementara.
Musim ini, di bawah komando Paul Munster, Persebaya Surabaya tampil dengan karakter yang kuat dan lebih disiplin. Dari total 29 laga, Green Force meraih 15 kemenangan, 7 hasil imbang, dan hanya 7 kekalahan.
Produktivitas juga membaik dengan torehan 34 gol sepanjang musim ini. Lini pertahanan pun relatif solid dengan hanya 29 kebobolan, selisih gol positif yang cukup menunjukkan keseimbangan tim.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
