Kisah Gatot Indra, striker legendaris yang gagal di Persebaya Surabaya, namun sukses bersama Petrokimia Putra.
JawaPos.com — Nama Gatot Indra mungkin sudah asing di telinga pecinta sepak bola generasi baru. Tapi di era 1990-an, ia adalah striker tajam yang pernah jadi rebutan klub-klub papan atas Indonesia.
Pria kelahiran Trowulan, Mojokerto, ini pernah mencatatkan namanya sebagai top skor Divisi Utama saat berseragam Persiba Balikpapan musim 1996/1997. Ketajamannya dengan 15 gol membuat Persib Bandung tertarik memboyongnya musim berikutnya.
"Saya di Persiba 1995-1997. Nelongso (merana) kalau diceritakan, panjang he he he," jelas Gatot kepada JawaPos.com.
Ia bergabung dengan Maung Bandung pada musim 1997/1998. Namun, kiprahnya terhambat akibat kompetisi dihentikan karena kerusuhan Mei 1998.
"Saya pernah membela Persib Bandung di musim 1997/1998. Kerusuhan Mei membuat kompetisi dihentikan," ungkap Gatot.
Meski begitu, kariernya di Bandung sempat menjanjikan. Gatot bahkan didaftarkan sebagai pegawai di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Bandung oleh manajemen Persib.
"Hanya belum tetap. Saya satu kantor dengan Yadi Mulyadi (salah satu legenda Persib)," papar Gatot.
Sayangnya, ia merasa tak nyaman tinggal di Bandung dan memutuskan mencari jalan keluar. Ketika itu, Gatot sebenarnya sudah menjalin komunikasi dengan Petrokimia Putra Gresik.
"Awalnya bukan ke Persebaya. Saya sudah janjian dengan pengurus Petro (Petrokimia Gresik) untuk gabung ke sana," lanjut Gatot.
Namun, niat itu berubah saat almarhum Eri Irianto datang langsung ke rumahnya. Gelandang Persebaya Surabaya itu ditugaskan oleh manajemen Green Force untuk membujuk Gatot bergabung.
Akhirnya, Gatot luluh dan memutuskan berangkat ke Surabaya bersama Eri. Ia pun resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya untuk kompetisi musim 1998/1999.
"Almarhum Eri datang ke rumah saya. Dia disuruh pengurus Persebaya mengajak saya gabung ke Persebaya dan nggak bisa ngomong," kata Gatot.
Persebaya Surabaya mendatangkannya untuk memperkuat lini depan bersama Musa Kallon, striker asal Sierra Leone. Kombinasi keduanya diharapkan membawa Persebaya Surabaya menjadi juara.
Namun, kenyataan jauh dari harapan. Gatot gagal bersinar dan tak mencetak satu gol pun selama berseragam Persebaya Surabaya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
