
Laurin Ulrich, gelandang Stuttgart II berdarah Indonesia, jadi incaran PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia. (SportRegion Stuttgart)
JawaPos.com- Upaya PSSI memperkuat Timnas Indonesia dengan pemain keturunan kembali berlanjut. Kali ini, sorotan tertuju pada Laurin Ulrich, gelandang muda berbakat milik VfB Stuttgart II yang saat ini bermain di Liga 3 Jerman. Kehadiran Ulrich bisa menjadi amunisi baru bagi pelatih Patrick Kluivert dalam membentuk skuad Garuda yang lebih kompetitif di masa depan.
Kabar pendekatan terhadap Laurin Ulrich mencuat dari Yussa Nugraha, eks pesepakbola Indonesia yang aktif memantau talenta diaspora. Dalam kanal YouTube miliknya, Yussa menyebut perwakilan PSSI, Fardy Bachdim, sudah menjalin komunikasi dengan ayah dari Laurin. Meski PSSI belum bicara langsung dengan Laurin, langkah awal ini menjadi sinyal serius.
"Laurin sudah didekati oleh PSSI. Mereka sudah berbicara dengan ayahnya, dan ini jadi awal yang bagus," ujar Yussa.
Laurin Ulrich sendiri bukan nama sembarangan. Meski baru berusia 20 tahun, pemain kelahiran Heidenheim an der Brenz, Jerman itu sudah menunjukkan performa menjanjikan sebagai playmaker. Dengan catatan tiga gol dan lima assist dalam 12 pertandingan musim ini, ia jadi pilar utama Stuttgart II. Bahkan baru-baru ini, ia mencetak gol cantik lewat tendangan bebas meski timnya kalah dari Viktoria Koln.
Laurin juga tercatat sebagai pemain serba bisa. Selain sebagai gelandang serang, ia bisa ditempatkan sebagai gelandang tengah maupun sayap kiri. Tingginya yang mencapai 180 cm dan dominasi kaki kanan membuatnya fleksibel di lini tengah.
Kiprahnya di level internasional juga tak kalah mentereng. Laurin telah mengoleksi total 25 caps dan 6 gol bersama Timnas Jerman kelompok umur, mulai dari U-16 hingga U-19. Hal ini menunjukkan kualitas dan potensi yang tak main-main.
Dengan darah Indonesia yang mengalir dari sang kakek yang berasal dari Surabaya, Laurin Ulrich berpeluang besar untuk dinaturalisasi. Jika proses pendekatan ini membuahkan hasil, bukan tidak mungkin ia akan segera menjadi bagian dari proyek jangka panjang Kluivert untuk Timnas Indonesia.
Nilai pasar Laurin Ulrich pun cukup tinggi, mencapai Rp17,38 miliar. Sejak awal kariernya bersama TSG Nattheim, ia sudah menunjukkan talenta istimewa. Setelah melalui Stuttgart U-17 dan sempat dipinjamkan ke SSV Ulm 1846, kini ia kembali memperkuat Stuttgart II hingga kontraknya habis pada Juni 2026.
Kehadiran Laurin bisa menjadi tambahan kekuatan di lini tengah Timnas Indonesia, bersanding dengan talenta diaspora lainnya yang sudah lebih dulu mencuri perhatian publik. Dan yang pasti, langkah PSSI ini menunjukkan keseriusan dalam memperkuat skuad Merah Putih dari akar.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
