
Jersey kuning jadi tuah untuk Persebaya Surabaya di kandang PSM Makassar. (Dok. Facebook Iwan Rachmadi)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali mencetak sejarah dalam perjalanannya di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie pada Jumat (7/3/2025) malam, Green Force sukses membawa pulang tiga poin berkat kemenangan tipis 1-0. Gol tunggal yang dicetak oleh Francisco Rivera di menit ke-65 memastikan kemenangan yang sangat berarti bagi tim kesayangan Bonek Mania.
Menariknya, kemenangan ini mengulang sejarah yang terakhir kali mereka catatkan 32 tahun silam. Terakhir kali Persebaya menaklukkan PSM di kandangnya terjadi pada 13 November 1993, saat Dodik Suprayogi mencetak dua gol untuk kemenangan 0-2. Sejak saat itu, Green Force selalu kesulitan meraih kemenangan di kandang Juku Eja. Namun, momen bersejarah ini akhirnya terulang pada 2025.
Salah satu fakta unik dari kemenangan ini adalah kesamaan warna jersey yang dikenakan Persebaya. Pada tahun 1993, mereka mengenakan jersey kuning, begitu juga saat laga melawan PSM kali ini. Hal ini membuat Bonek percaya bahwa jersey kuning membawa keberuntungan bagi Green Force saat menghadapi PSM di laga tandang.
Sejak awal laga, Persebaya tampil agresif dan langsung menekan pertahanan PSM. Peluang pertama mereka datang di menit ke-9 melalui sepakan Francisco Rivera yang masih melebar. Rizky Dwi Pangestu juga mencoba peruntungannya, tetapi upayanya berhasil diblok oleh barisan belakang PSM. Dominasi Persebaya berlanjut selama 15 menit pertama dengan lini serang yang dikomandoi oleh Bruno Moreira.
PSM mulai bangkit dan memberikan perlawanan di pertengahan babak pertama. Beberapa peluang tercipta melalui Aloísio Soares Neto dan Latyr Fall, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol. Namun, pertahanan kokoh Persebaya yang dikawal Slavko Damjanovic dan Dime Dimov mampu meredam tekanan dari tuan rumah. Skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persebaya semakin meningkatkan intensitas serangan. Pergantian pemain yang dilakukan pelatih Paul Munster dengan memasukkan Muhamad Kasim Botan membawa dampak positif. Pemain muda ini langsung memberikan ancaman nyata ke gawang PSM. Tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil di menit ke-65, ketika Francisco Rivera melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan oleh kiper lawan. Wasit sempat melakukan tinjauan VAR sebelum akhirnya mengesahkan gol tersebut.
Namun, di balik kemenangan ini, Bonek justru ramai-ramai memuji peran Slavko Damjanovic sebagai pemain terbaik di pertandingan ini. Dalam unggahan full-time di Instagram resmi Persebaya, banyak suporter yang mengungkapkan apresiasi terhadap Slavko dan Dime Dimov yang tampil solid menjaga lini pertahanan Green Force.
Setelah tertinggal, PSM berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Peluang emas sempat tercipta melalui Daisuke Sakai dan Latyr Fall, tetapi penyelamatan gemilang Ernando Ari menggagalkan upaya tersebut. Kiper muda Timnas Indonesia ini kembali menunjukkan kualitasnya dengan beberapa penyelamatan penting yang menjaga gawang Persebaya tetap aman.
Di sisi lain, Persebaya tetap disiplin dalam bertahan dan memanfaatkan serangan balik untuk mengancam pertahanan lawan. Bruno Moreira beberapa kali merepotkan lini belakang PSM dengan pergerakan lincahnya, sementara Flavio Silva masuk di menit-menit akhir untuk menambah stabilitas lini tengah Green Force.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 0-1 untuk kemenangan Persebaya. Hasil ini semakin memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen dan memperpanjang tren positif di laga tandang.
Dengan kemenangan ini, Persebaya akhirnya berhasil menyamai rekor yang telah bertahan selama 32 tahun. Dan yang lebih menarik, dua kemenangan bersejarah ini sama-sama diraih saat mereka mengenakan jersey kuning, bukan hijau. Sebuah kebetulan yang semakin memperkuat kepercayaan Bonek terhadap tuah warna jersey tersebut.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
