Persebaya Surabaya pantang kalah dari PSM Makassar jika ingin menjaga asa raih gelar juara Liga 1. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persaingan menuju tangga juara Liga 1 Indonesia 2024/2025 semakin sengit. Persebaya Surabaya berada di persimpangan jalan antara melanjutkan tren positif atau kembali terjerembab dalam inkonsistensi.
Green Force baru saja mencatatkan kemenangan fantastis 4-1 atas Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo. Namun, hasil itu langsung direspons positif oleh para pesaing mereka di empat besar.
Persib Bandung, Dewa United, dan Persija Jakarta kompak meraih kemenangan di laga mereka berikutnya. Persib sukses melumat Persik Kediri dengan skor mencolok 4-1 untuk memperkokoh posisi puncak klasemen.
Dewa United tampil lebih menggila dengan membantai Semen Padang 6-0. Ini melanjutkan dominasi mereka setelah menang telak 8-1 pada pertemuan pertama musim ini.
Persija Jakarta juga tak mau ketinggalan dengan mengandaskan PSIS Semarang 2-0. Meski laga sempat tertunda akibat banjir, Macan Kemayoran tetap tampil solid dan meraih poin penuh.
Situasi ini membuat Persebaya Surabaya semakin terdesak di papan atas klasemen. Green Force kini tertahan di posisi ketiga dengan 44 poin, terpaut lima poin dari Dewa United dan sepuluh poin dari pemuncak Persib.
Persija yang ada di peringkat keempat mengoleksi 43 poin, hanya satu poin di bawah Persebaya Surabaya. Namun, mereka masih memiliki satu pertandingan tunda melawan Madura United yang baru akan digelar usai lebaran.
Artinya, Persebaya Surabaya wajib meraih kemenangan di laga pekan ke-26 jika tak ingin tergeser. Lawatan ke markas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare, menjadi penentu langkah mereka.
PSM sendiri baru saja memetik kemenangan impresif 3-1 atas Madura United di Stadion Gelora Bangkalan. Kemenangan itu menjadi modal berharga bagi Pasukan Ramang yang mulai menemukan kembali performa terbaik mereka.
Stadion BJ Habibie yang baru selesai direnovasi akan menjadi saksi duel klasik dua tim raksasa era Perserikatan. Persebaya Surabaya harus mewaspadai motivasi tinggi PSM yang ingin menandai debut stadion baru mereka dengan kemenangan.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, menyadari pentingnya laga ini. Ia mengisyaratkan akan melakukan rotasi skuad menyusul absennya Toni Firmansyah yang harus menjalani sanksi.
"Mungkin (strategi permainan) sedikit berbeda juga,” ujar Paul Munster tentang duel tersebut," kata Munster. "Kami lihat Toni (Firmansyah) juga diskors, jadi akan ada sedikit rotasi skuad, jadi kami tetap fokus pada tim sendiri," tambahnya.
Statistik kedua tim menunjukkan kekuatan yang cukup berimbang. Persebaya Surabaya sudah memainkan 25 laga dengan catatan 13 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 7 kekalahan.
Green Force mengoleksi 30 gol dan kebobolan 27 kali sepanjang musim ini. Sementara PSM Makassar mencatatkan 9 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 4 kekalahan dari 25 pertandingan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
