Ekspresi pelatih Persebaya Paul Munster pada laga mengahadapi Persita dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (31/1/2025). (Riana Setiawan/ Jawa Pos) RIANA SETIAWAN/ JAWA POS
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menelan hasil buruk setelah kalah 1-2 dari tim juru kunci, Persis Solo. Kekalahan ini menambah catatan negatif Green Force yang kini sudah enam pertandingan beruntun tanpa kemenangan.
Laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Jumat (7/2/2025), menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Paul Munster. Persebaya Surabaya yang seharusnya menang untuk menjaga asa juara justru makin tertinggal di klasemen.
Persis Solo yang berada di dasar klasemen tampil penuh percaya diri di hadapan pendukungnya. Gol dari Moussa Sidibe dan Ramadhan Sananta menjadi mimpi buruk bagi Green Force.
Francisco Rivera sempat membuka harapan dengan gol penalti pada menit ke-74. Namun, di menit akhir pertandingan, Persebaya Surabaya harus menerima kenyataan pahit setelah kebobolan oleh gol melengkung spektakuler Sananta.
Persebaya Surabaya harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-53. Gilson Costa diusir wasit setelah menerima kartu merah, membuat tim semakin kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah.
Tanpa kemenangan dalam enam laga terakhir, posisi Persebaya Surabaya di papan atas semakin terancam. Mereka kini tertahan di peringkat ketiga dengan 38 poin dari 22 laga yang sudah dimainkan.
Persija Jakarta yang berada di peringkat kedua unggul satu poin dengan jumlah pertandingan lebih sedikit. Sementara itu, Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 46 poin dari 21 pertandingan.
Harapan Persebaya Surabaya untuk menyalip Persija semakin menipis setelah hasil mengecewakan ini. Green Force kini tertinggal delapan poin dari Persib yang masih memiliki satu laga simpanan.
Kekalahan ini melanjutkan tren buruk Persebaya Surabaya yang sebelumnya hanya mampu bermain imbang melawan Persita. Sebelum itu, mereka juga dihancurkan Barito Putera dengan skor telak 0-3.
Persis Solo yang sebelumnya terseok-seok di dasar klasemen kini mulai menemukan momentum kebangkitannya. Dengan kemenangan ini, mereka mengumpulkan 17 poin dari 22 pertandingan.
Persis kini hanya terpaut dua poin dari zona aman yang ditempati Barito Putera. Sementara itu, Barito masih memiliki satu laga lebih sedikit dibandingkan Laskar Sambernyawa.
Meski timnya tengah terpuruk, Paul Munster tetap berusaha mengambil sisi positif dari pertandingan. Ia menilai Persebaya Surabaya selalu mampu menciptakan peluang di setiap laga.
"Sisi positifnya kami selalu berhasil menciptakan banyak peluang di setiap pertandingan, bagaimanapun situasinya, setiap pemain berjuang untuk mencetak gol dan kita menciptakan banyak peluang," ujar Munster dalam konferensi pers pasca laga, Jumat (7/2/2025).
Pernyataan Munster ini tentu menimbulkan pertanyaan di kalangan suporter. Pasalnya, meski banyak peluang tercipta, nyatanya Persebaya Surabaya tetap sulit meraih kemenangan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
