Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Januari 2025 | 03.45 WIB

Roller Coaster Karier Alfredo Vera: Pernah Bawa Persebaya Surabaya Juara, Kini Disepelekan Saat Jadi Pelatih Madura United

Angel Alfredo Vera dalam sebuah momen perayaan juara Liga 2 2017

JawaPos.comMadura United secara resmi menunjuk Alfredo Vera sebagai pelatih baru mereka untuk sisa musim Liga 1 Indonesia 2024/2025. Namun, keputusan ini justru memicu perdebatan di kalangan K-Conk Mania yang meragukan kemampuan eks pelatih Persebaya Surabaya tersebut.

Alfredo Vera bukan nama asing di dunia sepak bola Indonesia. Pelatih asal Argentina ini pernah mencatatkan sejarah manis bersama Persebaya Surabaya dengan membawa klub itu menjadi juara Liga 2 Indonesia pada 2017 dan promosi ke Liga 1.

Terlepas dari prestasi tersebut, Alfredo Vera belakangan lebih dikenal sering berpindah-pindah klub. Sebelum bergabung dengan Madura United, ia terakhir kali menangani RANS Nusantara FC, tetapi hanya bertahan selama tiga bulan.

Pengumuman resmi Madura United tentang kedatangan Alfredo Vera dilakukan melalui media sosial. “Madura United FC menunjuk Alfredo Vera sebagai nahkoda Laskar Sapeh Kerrab dalam mengarungi sisa musim Liga 1 Indonesia 2024/25,” tulis akun Instagram @maduraunited.fc pada Selasa (21/1).

Penunjukan Alfredo Vera ini terjadi di tengah situasi sulit yang dialami Madura United. Laskar Sapeh Kerrab sebelumnya sudah mengganti dua pelatih sepanjang musim, yaitu Widodo Cahyono Putro dan Paulo Meneses.

Widodo Cahyono Putro dipecat setelah hasil buruk yang menghantui Madura United di awal musim. Paulo Meneses yang menggantikannya juga gagal mengangkat performa tim hingga akhirnya didepak.

Kini, harapan besar diletakkan di pundak Alfredo Vera. Sayangnya, kehadirannya justru memunculkan pro dan kontra di antara para pendukung Madura United.

Banyak K-Conk Mania yang pesimistis Alfredo Vera akan mampu membawa perubahan signifikan. Sebagian dari mereka menilai rekam jejak Alfredo yang sering dipecat menjadi alasan kuat untuk meragukan kemampuannya.

Komentar miring pun bermunculan di media sosial setelah pengumuman resmi Madura United. "Kukira Pieter Huistra, eh ternyata Alfredo Vera," tulis salah satu penggemar dengan nada kecewa.

“Kemarin punya pelatih bagus malah ganti pelatih yang sering dipecat,” kritik akun lain. Ada pula komentar bernada skeptis seperti, “Masih kurang yakin ajaa.”

Namun, tidak sedikit pula yang mencoba memberikan dukungan kepada Alfredo Vera. “Semoga yang terbaik aja buat Madura,” tulis seorang pendukung yang berharap pelatih baru ini bisa membawa perubahan positif.

Secara pengalaman, Alfredo Vera sebenarnya memiliki rekam jejak yang cukup panjang. Berdasarkan data Transfermarkt, ia memulai karier kepelatihannya di Indonesia bersama Persela Lamongan pada 2013.

Setelah itu, Alfredo Vera pernah melatih beberapa klub besar seperti Persebaya Surabaya, Sriwijaya FC, dan Persipura Jayapura. Selain itu, ia juga sempat mencicipi kompetisi di luar negeri bersama Kelantan FC di Malaysia.

Meskipun sering berpindah-pindah klub, Alfredo Vera masih memiliki reputasi sebagai pelatih yang memahami karakteristik sepak bola Indonesia. Terlebih, formasi favoritnya, yaitu 4-3-3 bertahan, sering dianggap cocok untuk tim-tim yang mengandalkan permainan cepat.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore