Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Januari 2025 | 06.07 WIB

Persis Solo Hajar PSIS Semarang, Eks Persebaya Surabaya Ze Valente Kecam Alfeandra Dewangga bak Pemain Sirkus

Ze Valente kritik keras Alfeandra Dewangga usai insiden dengan Sho Yamamoto (Dok. Jawa Pos - IG Ze Valente)

JawaPos.com - Derby Jawa Tengah di Liga 1 2024/2025 antara PSIS Semarang dan Persis Solo berlangsung panas dan penuh tensi tinggi. Digelar di Stadion Jatidiri Semarang, laga tersebut berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, Senin (20/1/2025).

Ramadhan Sananta menjadi bintang dengan dua gol yang ia cetak. Sementara PSIS hanya mampu membalas satu gol lewat Gali Freitas.

Selain duel seru di lapangan, pertandingan ini juga diwarnai kontroversi yang melibatkan Alfeandra Dewangga dari PSIS dan Sho Yamamoto dari Persis Solo.

Persaingan ketat sepanjang laga berubah menjadi perhatian publik setelah sebuah insiden di babak kedua terekam dan viral di media sosial. Peristiwa itu memperlihatkan momen panas antara Alfeandra Dewangga dan Sho Yamamoto. Insiden ini berujung pada kritik pedas dari Ze Valente, gelandang Persik Kediri.

Komentarnya menambah sorotan terhadap sikap dan sportivitas pemain di lapangan. Laga dimulai dengan tempo cepat. Persis Solo membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-20 lewat tendangan keras Ramadhan Sananta.

Selang delapan menit, pemain Persis nyaris menambah gol. Namun peluang dari Jhon Cley melebar. Dominasi permainan berlanjut hingga Sananta mencetak gol kedua sebelum jeda, membawa Persis unggul 2-0 di babak pertama.

PSIS berusaha bangkit di babak kedua dengan bermain lebih agresif. Gali Freitas mencetak gol pada menit ke-76, memperkecil ketinggalan menjadi 1-2.

Namun, upaya mereka untuk menyamakan kedudukan terhambat oleh kokohnya pertahanan Persis Solo. Meski tim tamu harus bermain dengan 10 orang setelah Jordy Tutuarima mendapat kartu merah di menit 90+2.

Sorotan utama datang dari insiden antara Dewangga dan Sho. Kejadian bermula saat Sho membuang bola setelah terjadi pelanggaran. Ini memicu reaksi Dewangga yang terlihat "jahil" dengan menendang paha Sho menggunakan lutut.

Sho kemudian berusaha mengejar dan merangkul Dewangga dengan gesture meminta penjelasan. Namun momen itu berakhir dengan Dewangga menjatuhkan diri tanpa kontak fisik yang signifikan.

Wasit meninjau VAR, tetapi tidak memberikan kartu kepada keduanya. Pasca-laga, insiden ini menuai kritik keras dari Ze Valente.

Mantan pemain Persebaya Surabaya ini menyayangkan sikap Dewangga yang dianggap tidak sportif. Ia membandingkannya dengan loyalitas Sho, bahkan menyebut aksi Dewa sebagai sirkus.

“Perbedaan budaya antara Jepang dan Indonesia dalam sebuah video. Meskipun yang satu diserang dengan lutut, dia tidak berpura-pura diserang. Dia tentu saja memberi tahu yang lain bahwa hal-hal ini tidak benar! Yang satu lagi tidak pernah diserang tetapi dia suka bermain sepak bola seperti sirkus,” ungkap Ze.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore