Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Januari 2025 | 18.16 WIB

Alasan Pratama Arhan Harus Pilih Liga 1 Indonesia Setelah Dilepas Suwon FC, Kembali ke Pelukan Mahesa Jenar?

Pratama Arhan resmi keluar dari Suwon FC. (Instagram @suwonfc)

 

JawaPos.com - Pratama Arhan, pemuda potensial yang mengisi slot bek kiri di Timnas Indonesia, saat ini berstatus tanpa klub. Suwon FC mendepak Arhan seusai hanya tampil 4 menit dalam semusim di Korean League 1.

Seusai berstatus tanpa klub, Arhan diminati sejumlah klub Liga 1. Ia dirumorkan bergabung dengan Persija Jakarta, Semen Padang, hingga PSIS Semarang yang menambah panas bursa transfer kali ini.

Keluarnya Arhan setelah berkarier ke Asia Timur menambah daftar pemain Indonesia yang gagal bersinar di luar negeri. Sebelumnya terdapat Witan Sulaeman, dan Egy Maulana yang mentas di sepak bola Eropa.

Keduanya dinilai kalah bersaing dengan pemain lain di klubnya. Egy terlebih dahulu kembali ke Indonesia bersama Dewa United, lalu disusul Witan yang memutuskan merumput di Liga 1 dengan Persija.

Meskipun Arhan merupakan pemain andalan Shin Tae-yong, tapi dirinya tidak menjadi landasan klub Korsel tersebut memainkannya secara reguler 90 menit penuh.

Bahkan, musim sebelumnya, Arhan mencoba peruntungannya bersama Tokyo Verdy di J2 League, kasta kedua Liga Jepang. Namun, nasib berkata lain, ia hanya bermain 55 menit saja.

Alasan Pratama Arhan akan kembali merumput di Liga 1 Indonesia:

1. Menit Bermain Tinggi

Waktunya pemain kelahiran Blora, Jawa Tengah, ini kembali ke Liga 1. Pasalnya, yang dibutuhkan saat ini adalah jam terbang agar bisa mendapat posisi inti di Timnas Indonesia. Apalagi, Calvin Verdonk dan Shayne Pattynama terus mengkudeta sayap kiri yang sempat ditempati Pratama Arhan.

PSIS sebenarnya berpeluang untuk mendapat jasa putra asli Jawa Tengah itu. Mengingat Mahesa Jenar adalah tim pertama Arhan dalam meniti karier profesionalnya dan membantunya masuk proyeksi Timnas Indonesia kala itu.

Saat ini tim asuhan Gilbert Agius berada di posisi ke-13 Liga 1, cukup dekat dengan zona merah. Terlebih lagi, PSIS membutuhkan tambahan sektor bek kiri.

Bek kiri PSIS tengah lowong menyisakan Haykal Alhafiz di posisi itu, sebab Zalnando telah kembali ditarik dari status pinjaman untuk memperkuat Persib Bandung. 

Semenjak minim jam terbang, Arhan mendapat kritikan dari fans timnas dan itu tentu saja dapat memengaruhi permainannya. Selain itu, ia juga kesulitan menembus skuad utama dan lebih sering sebagai pemain pengganti.

2. Diminati Tim Besar Liga 1

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore