Permintaan maaf dari Loka Lokita Dewi kepada Bonek, suporter Persebaya Surabaya. (Instagram @lokalokitadewi)
JawaPos.com — Kejadian yang sempat memicu ketegangan antara dua kelompok suporter besar di Indonesia akhirnya mendapat titik terang. Loka Lokita Dewi, salah satu Bobotoh, secara terbuka meminta maaf kepada Bonek, suporter Persebaya Surabaya, atas perbuatannya yang mempermainkan kabar duka almarhum Putra Teguh Wicaksono.
Melalui video yang diunggah di akun Instagram miliknya, Loka Lokita Dewi menyampaikan permintaan maaf yang mendalam. Ia mengaku bersalah atas unggahan Instagram Story yang dinilai merendahkan duka cita keluarga almarhum Putra Teguh Wicaksono, salah satu suporter Persebaya yang meninggal dalam kecelakaan.
Dalam video tersebut, ia dengan suara bergetar mengklarifikasi apa yang terjadi. "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya atas nama Loka Lokita Dewi ingin mengklarifikasi untuk permasalahan saya yang sedang ramai di sosial media," ucapnya.
Ia menyadari unggahannya telah memancing reaksi negatif dari Bonek Mania. Dalam klarifikasinya, Loka Lokita Dewi menyampaikan penyesalan yang mendalam atas perbuatannya.
"Pada hari ini tanggal 12 Desember 2024, saya meminta maaf khususnya kepada keluarga almarhum dan umumnya kepada suporter Bonek Mania," lanjutnya.
Ia juga menambahkan permohonan maafnya kepada keluarga besar Viking Persib Club atas kegaduhan yang terjadi.
Loka menegaskan permintaan maafnya disampaikan dengan tulus tanpa ada unsur paksaan dari pihak mana pun. Ia berharap insiden ini tidak memperburuk hubungan baik antara Bobotoh dan Bonek.
Sebagai bentuk penyesalannya, Loka menutup videonya dengan pesan yang penuh harapan. "Viking Bonek dulur selamanya sampai mati. Salam Satu Nyali, wani!" ujarnya seraya menunjukkan solidaritas antarsuporter.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya atas nama Loka Lokita Dewi ingin mengklarifikasi untuk permasalahan saya yang sedang ramai di sosial media perihal postingan story Instagram saya yang membuat dulur Persebaya salah paham terkait kepada Bonek Surabaya dan keluarga korban almarhum Putra Teguh Wicaksono. Pada hari ini tanggal 12 Desember 2024 saya meminta maaf khususnya kepada keluarga almarhum dan umumnya kepada suporter Bonek Mania dan keluarga besar Viking Persib Club atas kejadian tersebut. Semoga untuk ke depannya tidak ada lagi ada yang merasa dirugikan. Di luar daripada setelah saya menyatakan permohonan maaf di video ini saya tidak bertanggung jawab. Viking Bonek dulur selamanya sampai mati, Salam Satu Nyali, wani!,” ujar Loka Lokita Dewi di videonya.
Unggahan video permintaan maaf tersebut juga disertai dengan sebuah caption penuh penyesalan. Loka menulis ia sangat menyesali kegaduhan yang telah ia sebabkan di media sosial.
"Dari lubuk hati yang paling dalam, tanpa paksaan apa pun saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh Bonek Mania dan kepada keluarga almarhum," tulisnya. Ungkapan tersebut mempertegas keseriusannya dalam menyampaikan permintaan maaf.
Ia juga menambahkan harapan agar permintaan maafnya diterima dengan lapang dada oleh semua pihak yang merasa tersakiti. "Semoga permintaan maaf saya diterima dengan lapang dada, selayaknya saya meminta maaf ikhlas lahir batin," tulisnya lagi.
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para suporter untuk lebih berhati-hati dalam bertindak, terutama ketika menyikapi kabar duka.
Momen ini membuktikan di atas rivalitas sepak bola, nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi yang utama. Loka Lokita Dewi telah memberikan contoh tidak ada salahnya untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf secara terbuka.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
