Salah satu laga big match Liga 1 musim ini antara Persebaya Surabaya menghadapi PSM Makassar. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Liga 1 Indonesia kini terlihat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, terutama jika dibandingkan dengan era akhir 1990-an hingga pertengahan 2010-an.
Hal itu terlihat dari pengelolaan Liga 1 yang lebih profesional dari segala aspek, mulai dari penetapan jadwal pertandingan selama semusim kompetisi, hingga standar tinggi venue pertandingan dan terbaru adalah penggunaan VAR.
Namun, segala pembenahan itu ternyata belum membuat Liga 1 masuk dalam lima besar liga terbaik di Asia Tenggara. Bahkan, untuk level Asia, liga kasta tertinggi Tanah Air ini masih di luar 20 besar.
Mengacu pada data AFC per November 2024 yang dikutip oleh Antara, Liga 1 ternyata masih berada di peringkat enam liga-liga di Asia Tenggara.
Lima besar di atas Liga Indonesia adalah Thailand di posisi pertama, diikuti Liga Malaysia, Vietnam, Singapura, dan Filipina.
Sedangkan di level Asia, Liga 1 masih berada di peringkat 25. Lima liga terbaik di Benua Asia adalah Liga Arab Saudi di peringkat satu, lalu diikuti Liga Jepang, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Qatar.
Meskipun demikian, para pencinta sepak bola Indonesia tak perlu berkecil hati karena bagaimanapun juga, kualitas Liga 1 kini sudah jauh lebih baik.
Hal itu misalnya terlihat dari jumlah kericuhan suporter yang banyak berkurang, kualitas pemain yang semakin meningkat, dan perbaikan berbagai aspek lainnya.
Tak hanya itu, PSSI juga tidak berpuas diri, karena federasi sepak bola Indonesia itu menargetkan Liga 1 bisa menjadi liga nomor satu di Asia Tenggara, dan peringkat 15 di level Asia.
"Jangan ranking enam, mesti ranking satu di Asia Tenggara, dan klub-klub juga harus berkaca diri," ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir seperti dikutip dari Antara.
Sejumlah perbaikan dari berbagai aspek sedang dilakukan oleh PSSI, begitu juga rencana-rencana ke depan untuk pembenahan Liga 1 dan juga persepakbolaan nasional.
Di antaranya meningkatkan standar pengelolaan klub-klub Liga 1 sesuai dengan arahan FIFA, lalu pembenahan dalam hal mekanisme kontrak pemain dan pendaftaran pemain.
Kemudian mengadakan uji coba antara klub-klub Liga 1 dengan negara-negara lain seperti Portugal, Amerika Serikat, serta mendatangkan legenda-legenda sepak bola dunia untuk berbagi pengalaman dan pelajaran terkait seluk-beluk persepakbolaan.
Tak hanya itu, PSSI juga mengupayakan adanya penghargaan untuk wasit terbaik, karena wasit merupakan elemen penting dalam sebuah pertandingan sepak bola.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
