Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 November 2024 | 21.02 WIB

Hendro Kartiko: Dari Juara Bersama Persebaya Surabaya hingga Jadi Pelatih Kiper Persija, Siap Kembali ke Gelora Bung Tomo

Hendro Kartiko punya sejarah panjang bersama Persebaya Surabaya yang kini jadi pelatih kiper Persija Jakarta. (Media Persija)

JawaPos.com Hendro Kartiko adalah nama yang tak terpisahkan dari sejarah sepak bola Indonesia. Mantan kiper legendaris ini pernah menjadi pilar utama Timnas Indonesia sekaligus membawa Persebaya Surabaya menjadi juara Liga Indonesia 2004.

Lahir di Banyuwangi pada 24 April 1973, Hendro dikenal dengan kepala plontos dan refleks luar biasa di bawah mistar. Gaya bermainnya yang tenang membuatnya dijuluki "Fabien Barthez Indonesia" oleh para pencinta sepak bola.

Karier Hendro di Timnas Indonesia dimulai pada tahun 1996 dan bertahan hingga 2007. Selama 11 tahun, ia menjadi andalan dalam berbagai ajang internasional, termasuk Piala Asia 1996 dan Piala Asia 2000.

Di Piala Asia 2000, Hendro mencuri perhatian dunia dengan penampilan cemerlangnya. AFC bahkan memasukkannya ke dalam tim bintang Asia sebagai kiper utama, sebuah pencapaian luar biasa bagi pemain Indonesia.

Tak hanya berprestasi di level internasional, Hendro juga mencatatkan banyak kesuksesan di kompetisi domestik. Momen puncaknya terjadi ketika ia membawa Persebaya Surabaya menjadi juara Liga Indonesia 2004, yang selalu dikenang oleh Bonek dan Bonita.

Sebelum membela Persebaya Surabaya, Hendro pernah bermain untuk sejumlah klub besar seperti Persid Jember, Mitra Surabaya, dan PSM Makassar. Ia juga sempat memperkuat PSPS Pekanbaru, Arema Malang, Sriwijaya FC, serta Persija Jakarta dalam tiga periode berbeda.

Total, Hendro menghabiskan sekitar 17 tahun berkarier di dunia sepak bola profesional. Setelah pensiun, ia melanjutkan kontribusinya sebagai pelatih kiper di berbagai klub, termasuk Arema FC dan Pelita Jaya.

Sebagai pelatih kiper, Hendro dikenal sebagai mentor yang cerdas dan berdedikasi. Ia memiliki pengalaman dan wawasan luas untuk membimbing generasi baru penjaga gawang Indonesia.

Kini, Hendro Kartiko menjadi pelatih kiper Persija Jakarta sejak Juli 2024. Perannya semakin penting dalam membantu Macan Kemayoran mempersiapkan kiper-kiper terbaik untuk bersaing di Liga 1 musim ini.

Sebagai mantan juara bersama Persebaya Surabaya, Hendro pasti memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub ini. Namun, kini ia harus membantu Persija mencuri poin dari kandang salah satu tim paling solid di Liga 1 musim ini.

Hendro Kartiko selalu dikenal sebagai pemain yang membawa semangat kompetitif tinggi. Karakter itu kini ia tularkan kepada para kiper muda Persija untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.

Di Timnas Indonesia, Hendro Kartiko adalah sosok yang tak tergantikan selama lebih dari satu dekade. Ia tampil dalam delapan laga Piala Asia, termasuk edisi 2007 ketika Indonesia menjadi tuan rumah bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Pada Piala Asia 2007, Hendro bergabung dengan nama-nama besar seperti Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan yang tampil penuh dalam tiga laga. Meski Indonesia gagal lolos dari fase grup, Hendro tetap dikenang atas kontribusinya yang luar biasa.

Kini, tongkat estafet penjaga gawang Timnas Indonesia telah beralih ke generasi baru. Nama Ernando Ari, kiper muda Persebaya Surabaya, muncul sebagai penerus yang diharapkan bisa melanjutkan warisan Hendro Kartiko.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore