JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri mengaku setuju dengan ungkapan Shin Tae-yong, yang menyebut Garuda Muda -julukan Timnas Indonesia U-20- butuh tambahan amunisi pemain keturunan baru untuk Piala Asia U-20 2025.
Timnas Indonesia U-20 sukses mengunci tiket Piala Asia U-20 2025 setelah bermain imbang 1-1 dengan Yaman U-20 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Minggu (29/9). Hasil ini membuat Garuda Muda menjadi juara grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.
Garuda Muda berhak jadi juara grup F karena mengumpulkan tujuh poin dalam tiga pertandingan. Perolehan angka didapat setelah meraih kemenangan dan satu kali imbang.
Dua kemenangan diperoleh saat menghadapi Maladewa U-20 (4-0) pada Rabu (25/9) dan Timor Leste U-20 (3-1) pada Jumat (27/9). Sedangkan hasil seri diraih ketika Garuda Muda melawan Yaman U-20 dengan skor 1-1 pada Minggu (29/9) malam.
Koleksi poin Timnas Indonesia U-20 sebenarnya sama seperti Yaman U-20. Namun Garuda Muda berhak menjuarai grup F karena unggul produktivitas gol dengan berhasil mencetak 8 gol dan hanya kebobolan. Sementara Yaman U-20, cuma bisa mencetak 7 gol, meski cuma kebobolan 2 kali juga.
Shin Tae-yong selaku pelatih kepala Timnas Indonesia senior ikut senang dengan hasil Garuda Muda. Tapi dia menyarankan Indra Sjafri untuk memperkuat komposisi tim dengan menambah pemain keturunan baru.
"Kalau untuk lini belakang mungkin dibutuhkan (pemain keturunan baru). Kalau kita lolos ke Piala Asia U-20, pastinya dibutuhkan pemain yang postur tubuhnya tinggi dan baik karena dibutuhkan pemain-pemain yang powernya bagus," ucap Shin Tae-yong yang turut menyaksikan perjuangan Timnas Indonesia U-20.
Ucapan Shin Tae-yong pun direspons langsung oleh Indra Sjafri. Dalam jumpa pers pascalaga melawan Yaman U-20, dia mengaku sepakat bahwa Timnas Indonesia U-20 butuh penambahan kekuatan untuk Piala Asia U-20 2025.
"Saya sepakat dengan Coach Shin, bahwa kita mungkin butuh penambahan pemain. Dan ini yang akan kita diskusikan segera dalam minggu-minggu ini, siapa calon pemain barunya," ucap Indra Sjafri.
"Lalu kita akan bicara dengan pemilik klub karena bagaimana pun kompetisi masih berlanjut," tambah mantan pelatih asal Sumatera Barat ini.
Di satu sisi, Indra Sjafri menyatakan bahwa penambahan pemain baru tersebut tidak mesti pemain keturunan atau diaspora. Menurutnya, yang terpenting untuk memperkuat Garuda Muda adalah punya kualitas mumpuni. "Mungkin tepatnya kita butuh pemain yang lebih berkualitas, apakah dia keturunan atau bukan," jelasnya.
Sementara terkait pemain keturunan, Indra Sjafri menjelaskan bahwa Timnas Indonesia U-20 sudah punya sejumlah pemain dengan kategori itu. Yakni Welber Jardim, Meshaal Hamzah, Ji Da-bin, Maouri Yves, dan terbaru Jens Raven.
"Kalau bicara keturunan, di tim kita punya 5 pemain keturunan. Satu Welber, Meshal, Ji Da-bin, Maouri, itu semua keturunan, ditambah Jens keturunan. Tapi dari 5 itu yang perpindahan kewarganegaraan hanya Jens," ucap Indra Sjafri.
Khusus Welber Jardim, pemain berdarah Brasil itu tidak ikut dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 karena tidak dilepas oleh kedua orang tuanya. Tapi Indra Sjafri menegaskan akan berusaha untuk mengupayakan Welber lagi, sambil menunggu pemain-pemain diaspora dan keturunan lainnya.
"Kita juga akan coba bicara lagi dengan Welber Jardim dan tunggu 3 pemain keturunan lainnya," pungkas pelatih asal Sumatera Barat ini.