
Kedatangan Slavko Damjanovic melengkapi lini belakang Persebaya Surabaya yang dihuni oleh Kadek Raditya di Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@officialpersebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menunjukkan kekuatan solidnya di Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam tiga pekan awal.
Salah satu faktor kunci dari performa impresif tersebut adalah duet maut di lini belakang, Kadek Raditya dan Slavko Damjanovic. Keduanya sukses menjadi penjaga gawang tak resmi dengan torehan akurasi passing tertinggi di Persebaya, membuat lini belakang aman, kukuh, dan terkendali. Kehadiran mereka bahkan membuat absennya Darryl Lachman hampir tidak terasa.
Sebagai dua bek tengah yang dipercaya untuk menjaga lini pertahanan Persebaya, Kadek Raditya dan Slavko Damjanovic tampil luar biasa, tak hanya dalam tugas bertahan tetapi juga dalam distribusi bola.
Berdasarkan data dari Sofascore, mereka mencatatkan akurasi passing yang mengagumkan, yakni 92 persen, dengan Kadek Raditya mencatatkan rata-rata 43,0 passing per pertandingan dan Slavko Damjanovic 34,5.
Statistik ini jelas menunjukkan keduanya tidak hanya piawai dalam bertahan, tetapi juga berperan penting dalam memulai serangan dari lini belakang.
Solidnya kerja sama mereka juga terbukti dari catatan pertahanan Persebaya yang hanya kebobolan satu gol dalam tiga pertandingan awal, dengan dua di antaranya berakhir dengan clean sheet. Hal ini semakin menegaskan Persebaya Surabaya telah menemukan duet bek yang ideal, yang mampu memberikan stabilitas di belakang tanpa bergantung pada pemain lain.
Tidak hanya itu, performa Kadek Raditya dan Slavko Damjanovic juga memberikan angin segar bagi Persebaya yang sedang menunggu proses bergabungnya Darryl Lachman.
Bek asal Curacao tersebut sejatinya telah menandatangani kontrak sebagai pemain Persebaya pada 6 Agustus 2024 dan dokumen pendukung seperti ITC (International Transfer Certificate) telah diterima klub pada 12 Agustus 2024.
Namun, meskipun kehadirannya dinantikan, duet Kadek Raditya dan Slavko Damjanovic telah membuat lini belakang Persebaya tampil percaya diri dan nyaman tanpa Darryl Lachman.
Keputusan untuk menurunkan Kadek Raditya dan Slavko Damjanovic terbukti menjadi langkah yang tepat. Persebaya tidak hanya kukuh dalam bertahan, tetapi juga mampu memulai serangan dengan baik dari lini belakang.
Hal ini tak terlepas dari kecerdasan dan ketenangan kedua pemain dalam mengolah bola dan membangun serangan dari bawah. Dengan akurasi passing yang tinggi, mereka mampu menjaga alur permainan tetap lancar dan menghindari kesalahan-kesalahan fatal yang bisa dimanfaatkan lawan.
Berkaca dari tiga pertandingan awal, performa duet ini juga memberikan kepercayaan diri bagi Paul Munster selaku pelatih Persebaya. Meski Darryl Lachman belum bisa dimainkan, Persebaya tetap tangguh di lini belakang. Bahkan, Munster bisa saja mempertimbangkan untuk mempertahankan duet Kadek Raditya dan Slavko Damjanovic sebagai bek utama meski Darryl Lachman nantinya sudah bisa tampil.
Di sisi lain, lini tengah Persebaya juga diuntungkan dengan distribusi bola yang baik dari Kadek Raditya dan Slavko Damjanovic. Mohammed Rashid, yang menempati posisi gelandang, mencatatkan rata-rata 33,0 passing per pertandingan dengan akurasi 80 persen, berkat aliran bola yang solid dari lini belakang.
Arief Catur Pamungkas dan Bruno Moreira, yang masing-masing mencatatkan 29,5 passing per pertandingan, juga menikmati permainan yang lebih tenang berkat akurasi passing tinggi dari dua bek tangguh tersebut.
Daftar raja passing Persebaya Surabaya di Liga 1 Indonesia 2024/2025:

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
