
DNA JUARA: Ernando Ari Sutaryadi punya DNA Juara yang berasal dari Persebaya Surabaya di kompetisi EPA U-20 hingga terbukti di Piala Asia U-23. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Indonesia merayakan momen bersejarah dalam sepak bola dengan lolosnya Timnas Indonesia U-23 ke babak semifinal Piala Asia U-23. Garuda Muda melaju setelah mengalahkan Korea Selatan melalui drama adu penalti yang mendebarkan.
Dalam pertandingan tersebut, nama Ernando Ari Sutaryadi mencuat sebagai pahlawan dengan penyelamatan dua tendangan penalti dan pencetak gol penentu. Namun, keberhasilan dan ketangguhan Ernando bukanlah hal baru, melainkan telah terlihat sejak masa remaja, khususnya melalui kompetisi Elite Pro Academy (EPA) bersama Persebaya Surabaya.
Ernando Ari, dengan rendah hati, menyampaikan terima kasih kepada Tuhan, keluarganya, pelatih dan staf kepelatihan, serta rekan-rekan setimnya dalam timnas. Dia menegaskan bahwa perjalanan mereka belum berakhir, karena masih ada target besar yang ingin mereka capai.
Ernando juga mengungkapkan bahwa kepercayaan dirinya bertambah saat berhasil mencetak gol dari titik penalti, menggambarkan bahwa dia percaya diri dalam menghadapi situasi sulit.
"Terlebih dahulu, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan dan keluarga saya, kemudian kepada pelatih beserta seluruh staf pelatihan, serta teman-teman di tim saya. Saya ingin mengatakan bahwa ini bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan baru kami. Kami memiliki target besar untuk menjadi juara di sini. Sebelumnya, saya pernah menyelamatkan penalti karena saya ingin berhasil,” ujar Ernando Ari saat konferensi pers pasca pertandingan Timnas Indonesia U-23 kontra Korea Selatan.
“Saya ingin memberikan gelar juara kepada Coach Shin Tae-yong. Saya tidak tahu apa-apa karena saya hanya fokus pada target kami. Selama latihan, saya hanya ingin bersenang-senang karena saya ingin mencoba mengambil penalti lagi untuk lebih percaya diri,” lanjutnya.
“Sebelumnya, saya pernah gagal saat mengambil tendangan seperti Arkhan, tapi hal itu membuat saya berpikir bahwa saya bisa melakukannya. Kiper dari Korea membuat gol untuk saya dan kemudian saya membuat gol untuknya. Ini membuat saya sangat yakin untuk mengambil penalti,” jelasnya.
“Kami saling percaya satu sama lain. Setelah ini, Anda bisa mencari nama saya, Ernando Ari Sutaryadi, di YouTube. Mereka percaya kepada saya karena saya bisa lebih baik dalam tendangan penalti. Dan, saya juga percaya kepada pemain-pemain saya bahwa mereka bisa lebih baik lagi dalam menendang," pungkasnya.
Persebaya Surabaya, melalui kanal Instagram resminya, turut memberikan apresiasi terhadap perjuangan Ernando Ari. Mereka mengungkapkan bahwa Ernando sudah menunjukkan potensi sebagai kiper hebat sejak masa remaja, terutama melalui kompetisi EPA U-20. Bahkan, dalam final EPA U-20 di Bali pada 2019, Ernando menjadi pahlawan Persebaya dengan membawa timnya menjadi juara melalui adu penalti tanpa kemasukan satu gol pun.
Keberhasilan Ernando dalam menyelamatkan tendangan penalti dan mencetak gol di Piala Asia U-23 menegaskan bahwa kepercayaan dirinya dan kemampuannya telah terbentuk sejak lama. Performa gemilangnya dalam menghadapi situasi tekanan menunjukkan bahwa Ernando memiliki DNA juara, yang telah terlihat sejak kompetisi remaja.
Dalam perjalanan menuju babak semifinal Piala Asia U-23, Indonesia tidak hanya memperoleh kemenangan di lapangan, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kekuatan di kawasan Asia. Keberhasilan ini membuka peluang bagi Indonesia untuk mengamankan tiket ke Olimpiade 2024, yang akan menjadi pencapaian gemilang bagi sepak bola Indonesia.
Meskipun lawan yang akan dihadapi di babak semifinal masih menunggu hasil pertandingan antara Uzbekistan dan Arab Saudi, semangat dan dukungan dari publik Indonesia terus mengalir untuk mendukung Garuda Muda menuju kesuksesan lebih lanjut.
Ernando Ari, dengan perjalanan gemilangnya dari EPA U-20 hingga menjadi pahlawan di Timnas Indonesia U-23, telah menginspirasi banyak orang. Kecerdasan, ketangguhan, dan kepercayaan dirinya yang telah teruji menjadi contoh bagi generasi muda Indonesia untuk tidak pernah menyerah dan selalu berjuang untuk meraih impian mereka.
Prestasi Ernando juga merupakan bukti bahwa investasi dalam pembinaan dan pengembangan bakat di tingkat remaja sangatlah penting. EPA U-20 menjadi salah satu wahana yang mampu menemukan dan membina bakat-bakat masa depan, seperti yang telah ditunjukkan oleh Ernando Ari.
Seiring dengan terus berkembangnya sepak bola Indonesia, harapan dan ekspektasi untuk meraih kesuksesan di tingkat internasional semakin meningkat. Ernando dan para pemain Timnas Indonesia U-23 menjadi perwakilan dari semangat dan potensi besar yang dimiliki oleh sepak bola Indonesia.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
