
HILANG KESEIMBANGAN: Brylian Aldama (kanan) gagal melewati penjagaan ketat dua bek tangguh Persija Jakarta, Ondrej Kudela dan Hansamu Yama, di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Rabu malam.
JawaPos.com - Dominasi Persebaya Surabaya atas Persija Jakarta terhenti. Tadi malam Macan Kemayoran berhasil menundukkan Green Force di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, dengan skor 1-0.
Tampil tanpa dua motor serangannya, Ze Valente dan Sho Yamamoto, Persebaya benar-benar sulit menyerang. Gawang Persebaya sudah kebobolan ketika pertandingan baru berjalan enam menit lewat sepakan Witan Sulaeman.
Gol perdana Witan untuk Persija itu adalah satu-satunya yang membuat Persija mengakhiri rekor tidak pernah menang atas Persebaya sejak 2018.
Pelatih Persebaya Aji Santoso mengatakan bahwa timnya tidak kalah. Menurut dia, apa yang dilakukan pemain di lapangan sudah baik.
’’Kami kalah, tapi tak perlu menundukkan kepala. Dengan pemain komposisi darurat, tim tampil bagus. Semua pemain tampil bagus,’’ paparnya.
Misalnya Arief Catur. Meski dimainkan di posisi bek tengah, bukan posisi biasanya sebagai bek sayap kanan. ’’Salman (Alfarid) yang biasanya main di bek kiri saya mainkan di tengah juga bagus. Memang posisi pemain tidak ideal,’’ tuturnya.
Tapi, Aji mengakui kualitas pemain pengganti yang jadi starter dengan pemain inti berbeda jauh. Gol pertama, misalnya. Dia menyebut Arisky Wahyu kurang cepat menutup pergerakan dari Witan Sulaeman.
’’Tidak perlu menundukkan kepala, pemain sudah berjuang maksimal. Saya apresiasi kerja kerasnya pemain,’’ tegasnya.
Aji menambahkan, absennya Sho Yamamoto dan Ze Valente memang membuat suplai bola ke Paulo Victor tidak banyak. Itu yang membuat Persebaya sulit menciptakan peluang.
’’Itu yang menyebabkan serangan kami kurang tajam,’’ terangnya.
Mantan pelatih PSIM Jogjakarta itu meminta maaf membuat rekor tidak terkalahkan Persebaya atas Persija terhenti. Bagi dia, hal itu merupakan sebuah kewajaran dalam sepak bola.
’’Di dalam sepak bola semua bisa terjadi. Saya pernah mengalahkan Persija di GBK bersama Persebaya. Itu sesuatu yang wajar,’’ jelasnya.
Tak lupa, Aji mengapresiasi Bonek yang tetap tertib sepanjang laga. Tetap menjaga kondusivitas pertandingan. ’’Saya janji musim depan Persebaya akan lebih baik dibandingkan musim ini,’’ katanya.
Apresiasi kepada Bonek juga disampaikan oleh kapten Persija Andritany Ardhiyasa. Menurut dia, apa yang dilakukan Bonek sangat luar biasa dengan menjaga persaudaraan di sepak bola dengan Persija.
’’Itu awal sesuatu yang luar biasa. Itu kabar baik yang harus diapresiasi,’’ ujarnya. (rid/c17/ali)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
