JawaPos Radar | Iklan Jitu

Dicecar 27 Pertanyaan, Berlinton Jelaskan Alur Keuangan PSSI

14 Januari 2019, 23:04:33 WIB
Dicecar 27 Pertanyaan, Berlinton Jelaskan Alur Keuangan PSSI
Bendahara Umum Pengurus Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Berlinton Siahaan menjalani pemeriksaan sekitar sembilan jam (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Bendahara Umum Pengurus Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Berlinton Siahaan menjalani pemeriksaan sekitar sembilan jam. Ia diperiksa oleh tim penyidik Satgas Antimafia Bola di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (14/1).

Direktur Utama Liga Indonesia Baru (LIB) itu dicecar sebanyak 27 pertanyaan oleh penyidik. Usai keluar dari ruangan penyidik, ia mengaku kooperatif dalam membantu aparat penegak hukum mengungkap kasus mafia bola di kompetisi Liga Indonesia.

Selama sembilan jam di ruangan penyidik, Berlinton ditanya seputar informasi dan data pengeluaran di PSSI. Sesuai tugas dan fungsinya sebagai bendahara umum PSSI, ia menjelaskan bagaimana alur proses masuk keluar keuangan.

Dicecar 27 Pertanyaan, Berlinton Jelaskan Alur Keuangan PSSI
Alur keuangan di PSSI dibeberkan ke pengidik (Kokoh Praba/JawaPos.com)

"Saya tegaskan kembali, sebagai bendahara umum PSSI, saya membantu bapak-bapak kepolisian menuntaskan masalah ini (mafia bola). Saya jawab dengan tegas dan organisasinya seperti apa di keuangan dan menyangkut pihak lain," katanya.

Berlinton berharap masalah yang membelit di Liga Indonesia ini segera tuntas. Ia mendukung langkah kepolisian untuk mengungkap kasus mafia skor agar tidak berlarut-larut hingga bergulirnya kompetisi liga berikutnya.

Ia pun sempat menyampaikan atas kasus mafia bola ini berimbas pada pihak sponsor yang mendukung jalannya kompetisi liga. Sehingga dirinya mengaku sangat membantu langkah kepolisian menuntaskan masalah mafia bola.

"Jika tidak diselesaikan masalah ini, akan mempengaruhi kompetisi. Sponsor-sponsor akan melihat kami, apakah ini dapat dilanjutkan atau tidak. Mudah-mudahan, harapan saya, tidak ada sponsor yang mundur," kata Berlinton.

Sementara Ketua Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan, pemanggilan kepada Berlinton Siahaan itu merupakan salah satu dari rangkaian penyidikan oleh tim Satgas Antimafia Bola yang saat ini masih berjalan.

Pemanggilan Bendahara PSSI sabagai saksi yang termasuk bertujuan mengusut keterlibatan para tersangka mafia pengaturan skor yang sudah ditahan di Polda Metro Jaya.

"Perkembangan kasus ini, kami memanggil kepada Bendahara PSSI. Yang bersangkutan dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi," ujarnya.

Hingga saat ini pihak kepolisian sudah menyeret 11 orang yang terlibat dalam pengaturan skor. Kesebelas nama tersebut di antaranya, Anggota Komisi Disiplin PSSI, Dwi Irianto (Mbah Putih), Anggota Exco sekaligus Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Johar Lin Eng, Mantan Komite Wasit, Priyanto, berserta anaknya, Anik Yuni Artika Sari, pemilik klub PS Mojokerto Putra (PSMP), Vigit Waluyo, oknum wasit Nurul Safarid dan lima perangkat pertandingan Persibara Banjarnegara melawan PS Mojokerto.

Para tersangka dijerat Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penipuan, Pasal 5 juncto Pasal 12 huruf a dan b Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : Wildan Ibnu Walid

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up